TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Diaudit BPKP, ADHI Klaim Habiskan Rp12 T Bangun LRT

Busthomi
15 February 2019 | 15:59
rubrik: Business Info
Jakarta-Bogor Bakal Tersambung LRT

Jakarta, TopBusiness – PT Adhi Karya Tbk (ADHI) yang tengah membangun megaproyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek atau sistem angkutan cepat dengan kereta api ringan mengaku telah mengucurkan dana investasi mencapai Rp12 triliun dari total Rp27 triliun dana yang dibutuhkan.

Nantinya, angka sebesar itu tak semua ditanggung perseroan, melainkan akan dibagi dua dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero), sebagai BUMN operatornya. Kini dana sebesar itu pun tengah diaudit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), sebelum dicicila KAI untuk diganti.

“Sekarang sedang diproses (audit) di BPKP. Mudah-mudahan tidak terlalu lama, kami harapkan bulan Maret sudah ada pembayaran Rp 3 triliun (dari KAI),” ujar Direktur Utama ADHI, Budi Hartono dalam acara diskusi workshop ADHI, di Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Menurut Budi, dari total anggaran 12 juta yang sudah dibelanjakan itu, sebanyak setengahnya atau tepatnya Rp6,3 triliun akan diganti oleh KAI. “Iya belanja kami sudah mencapai Rp12 triliun. Nantinya dari Pak John (John Roberto – Direktur PT KAI Daop I) sebesar Rp 6,3 triliun,” imbuhnya.

Jika audit dari BPKP itu rampung, katanya, pihak ADHI akan menerima pembayaran atas pekerjaan proyek LRT Jabodebek tersebut dari KAI. Jika sesuai dengan belanja perseroan, maka pembayaran pun dilakukan.

“Kami setiap bulannya mengajukan progres ke konsultan konsorsium yang dipimpin pihak dari Jepang. Kalau sudah, konsultan kami yang menilai jumlah rupiahnya selesai atau belum, baru diaudit,” tegas Budi.

DI tempat yang sama, Direktur Operasional II ADHI, Pundjung Setya Brata menambahkan, nantinya jika LRT Jabodebek sudah beroperasi maka bisa mengangkut 500.000 penumpang per harinya. Hal ini dirasa bisa mengurangi angka kemacetan.

BACA JUGA:   Dorong Pertumbuhan Ekonomi, ADHI Sambut Peluncuran Danantara

“LRT nanti minimal bisa mampu mengangkut 500.000 penumpang per harinya,” kata Pundjung.

Untuk bisa mengangkut 500.000 penumpang per hari tersebut, maka waktu tempuh LRT Jabodebek dari stasiun di Bekasi Timur ke stasiun Dukuh Atas dan stasiun Cibubur ke stasiun Dukuh Atas bisa ditempuh selama 40 menit.

“Untuk bisa mengangkut 500.000 penumpang per hari, sistemnya seperti apa? Makanya kita atur travelling time-nya supaya bisa. Waktu perjalanannya dari ujung ke ujung itu sekitar 40 menit,” katanya.

Penulis: Tomy

Tags: ADHIadi karyaLRT
Previous Post

Savira, Artificial Intelligence di Pameran Pendidikan

Next Post

Tekanan Indeks Berlanjut

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR