Jakarta, Top Business – Minggu kedua proses penjurian TOP BUMD oleh Majalah Top Business berjalan lancar. Lebih dari 100 peserta perusahaan-perusahaan daerah telah memaparkan capaian dan prestasinya. Kini giliran PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) berkesempatan menjelaskan apa yang menjadi keunggulan PT JIEP.
“Terimakasih kepada para dewan juri atas waktunya untuk kami menjelaskan hal positif yang telah dikerjakan pada masa lalu, apa yang sedang kami kerjakan dan apa rencana kami kedepan,” ujar Arief A Sanjaya selaku Direktur Keuangan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung membuka presentasi.
Perlu diketahui JIEP merupakan suatu badan usaha yang terbilang cukup unik. Kenapa unik? karena 50 % saham dimiliki pemerintah DKI dan 50 % pemerintah pusat.
“Sampai saat ini komposisi pemegang saham PT. JIEP adalah 50% Negara RI dan 50% Pemerintah Propinsi DKI Jakarta,” imbuh Arief.
Pada mulanya PT JIEP diberikan hak pengelolaan seluas 500 Ha untuk kawasan industri, namun terjadi pengurangan seluas 67 Ha berdasarkan SK 399 tahun 1977, sehingga total menjadi 433 Ha.
Dengan visi menjadi pengembang dan pengelola kawasan industri terpadu yang berstandar internasional dan berwawasan lingkungan, PT JIEP memilki sejumlah keunggulan yang disebutnya sebagai The Power of 5, yaitu; Financial, Human Resources, Operasional, Manajemen Kinerja dan Corporate Social Responsibility.
“Pendapatan kami di 2018 itu Rp 215 M dengan total asset Rp 657 M dan laba bersih Rp 116 M. Kami berharap di 2019 menjadi Rp 820 M, Rp 385 M total pendapatan dan Rp 124 M laba bersih,” ungkap Arief.
Soal Human Resources, PT JIEP melakukan reformasi dan transformasi terhadap Struktur Organisasi, KPI dan Remunerasi. Di bidang Operasional, PT JIEP bertransformasi menjadi pengembang kawasan terpadu (mixed used) dan berupaya untuk meningkatkan portfolio land banking.
Manajemen kinerja PT JIEP terbilang bagus, terlihat dari tingkat kesehatan yang terus naik setiap tahunnya. Di 2017 tingkat kesehatan berada di 90.5 dan naik menjadi 92.0 di 2018. Dan ditargetkan pada 2019 mencapai 94.0. Di bidang CSR, banyak program yang telah dijalankan, baik yang bersifat rutin maupun unggulan. Seperti: Komunitas Kreatif Kawasan JIEP, PKL Food Market dan Pelatihan Kewirausahaan.
Penulis: Mi’roji
