Jakarta, TopBusiness – PT Meta Epsi Tbk (MTPS) secara resmi tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini. MTPS menjadi emiten kedelapan di tahun ini atau ke-626 secara keseluruhan.
Dalam perdagangan perdananya, saham MTPS ditransaksikan melonjak 50 persen atau 160 poin ke posisi Rp480 per saham dari harga perdana sebesar Rp320.
Jumlah transaskinya tercatat sebanyak 16 kali dengan volume 512 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp24,58 juta.
Menurut Presiden Direktur MTPS, Kahar Anwar, lewat aksi korporasi ini perseroan melepas sebanyak 625 juta saham biasa atau setara 30 persen dari modal saham setelah IPO serta sebanyak 500 juta warran yang diterbitkan menyertai saham baru yang ditawarkan melalui IPO ini.
“Sehingga dengan IPO ini perusahaan bisa mengantongi dana hingga Rp200 miliar,” ujar dia di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (10/4/2019).
Nantinya dana yang diperoleh dari IPO ini, kata dia, sebanyak 100 persen akan digunakan untuk modal kerja perseroan yaitu keseluruhannya untuk proyek baru perseroan yang sedang berjalan.
Perseroan yang bergerak di bidang engineering, procurement, dan construction ini sangat mengandalkan dari banyaknya proyek-proyek infrastruktur, terutama proyek kelistrikan.
Sejauh ini, klien utama perseroan adalah PT PLN (Persero) yang merupakan pelaksana penbangunan pembangkit listrik 35 ribu MW. Dengan pembangunan jaribgan transmisi sepanjang 48 ribu km, pembangunan gardu induk, dan perbaikan infrastruktur kelistrikan di Indonesia.
Dengan adanya kebutuhan listrik yang besar dan komitmen pemerintah yang akan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur listrik, harapan dia bisa memberikan dampak positif bagi perseroan.
“Selain kelistrikan, ke depan perseroan juga akan meningkatkan portofolio proyek seperti konstruksi bangunan. Dan di November 2018 lalu, kami telah memenangkan tender proyek pembangunan pabrik garmen di Tangerang,” jelas dia.
