Jakarta, TopBusiness – Mengakhir perdagangan saham pada hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 54,963 poin (0,86 persen) ke 6.319,456. Sementara indeks LQ45 juga ditutup melemah 9,614 poin (0,95 persen) ke 997,335. Sembilan dari sepuluh indeks sektoral melemah dipimpin sektor industri dasar yang turun 2,22 persen.
Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) masih melemah tipis terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak di Rp 14.240 atau melemah dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 14.245.
Pada perdagangah saham Jumat (3/5/2019), sebanyak 128 saham naik, 264 saham turun, dan 130 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 425.758 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 12,553 miliar saham senilai Rp 9,420 triliun. Dana asing keluar ke pasar reguler tercatat Rp 948,145 miliar. Sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp 7.210,606 triliun.
Saham-saham yang turun tajam dan masuk dalam jajaran top losers sore ini antara lain Bank Danamon (BDMN) turun 1.100 poin (15,49 persen) ke Rp 6.000, Semen Indonesia (SMGR) turun 650 poin (5,04 persen) ke Rp 12.250, Bukit Asam (PTBA) turun 150 poin (3,81 persen) ke Rp 3.790, Bank Negara Indonesia (BBNI) turun 175 poin (1,86 persen) ke Rp 9.250, dan Wijaya Karya (WIKA) turun 40 poin (1,69 persen) ke Rp 2.330.
