Jakarta, TopBusiness – Kementerian perindustrian meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk laporan keuangan tahun fiskal 2018. Itu berarti 11 kali berturut-turut sejak tahun 2008.
Sekretaris Jenderal Kemenperin Haris Munandar, dalam laman kemenperin.go.id, di Jakarta, mengapresiasi atas keputusan ini. “Ini merupakan penghargaan bagi kami, yang sekaligus wujud konsistensi dalam mempertahankan kinerja pengelolaan keuangan yang baik atau prudent,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan dalam mempertahankan opini WTP ini tak lepas dari komitmen dan kekompakan dari seluruh satuan kerja di lingkungan Kemenperin. “Kami punya satker cukup banyak. Misalnya, di lingkungan BPSDMI itu ada 26 satker. Kemudian, di BPPI ada 24 satker. Artinya semua telah mengikuti arahan pimpinan pusat,” ungkapnya.
Opini BPK merupakan pengakuan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan. Hal ini memperhatikan kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP), kecukupan pengungkapan informasi laporan keuangan sesuai SAP, kepatuhan pada Peraturan dan Perundang-udangan, serta efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI).
Penulis : Agus H
