Jakarta, TopBusiness – Keindahan alam dan budaya lokal sangatlah menjanjikan sebagai potensi dalam peningkatan perekonomian lokal. Untuk itu, pemerintah akan menyelenggarakan Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam (FTNTWA) 2019 pada19-21 Juli mendatang di Peninsula Island, Nusa Dua Bali.
Dengan FTNTWA ini akan mejaring oeningkatan kunjungan wisata asing dan lokal di Nusantara nan indah serta elok ini.
“ Ini adalah pagelaran ketiga kalinya setelah sukses dengan dua pagelaran sebelumnya di Banyuwangi dan Prambanan Yogyakarta. Dikemas dengan lebih beragam serta mengandung unsur budaya yang lebih kental, Festival ini telah menyedot ribuan pengunjung setiap harinya. Pagelaran budaya yang unik dan eksotik dari seluruh wilayah penunjang Taman Nasional dan Taman Wisata Alam dihadirkan pada Festival ini, untuk menggambarkan pentingnya perlindungan alam dan penghargaan budaya lokal,” kata Ketua Penyelenggara FTNTWA 2019 Dyan Syaheati dalam keterangan persnya yang diterima, Selasa (25/6/2019).
Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam atau yang disingkat FTNTWA merupakan salah satu rangkaian acara dari road HKAN (Hari Konservasi Alam Nasional) yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan diikuti oleh Taman-Taman Nasional dan juga Taman-Taman Wisata Alam yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.
“Festival ini hadir memberikan alternatif lain dalam berwisata di tengah homogenitas objek wisata yang ditawarkan,” tutur Dyan.
Dia menjelaskan, dalam festival ini akan banyak disajikan objek-objek wisata yang unik, menantang, mengedukasi dan memberikan pengalaman berbeda tanpa meninggalkan konsep pemanfaatan Taman Nasional sebagai pusat konservasi alam.
Dengan Tema “Bijak berwisata alam”, Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam tahun ini salah satu tujuannya adalah mensosialisasikan ekowisata khususnya keberadaan taman nasional, taman wisata alam dan wisata alam lainnya kepada masyarakat khususnya generasi muda.
Penulis: Albarsyah
