Jakarta, TopBusiness – Tensi konflik geopolitik di Timur Tengah cenderung meningkat. Harga patokan minyak mentah dunia pun akhirnya melonjak.
Sebelumnya, pasukan garda revolusi Iran mengancam bakal mengambil alih kapal kargo berbendera Inggris. Itu sebagai aksi balasan atas penangkapan kapal tanker Iran oleh tentara Angkatan Laut Kerajaan Inggris di selat Gibraltar.
Sementara, Presiden Amerika Donald Trump mulai ikut campur dengan melontarkan kata-kata bernada mengancam. akibatnya, memunculkan kekhawatiran atas pasokan minyak mentah dunia, apalagi produksi di beberapa titik bisa menciptakan gangguan.
Harga minyak jenis brent di London akhirnya mengalami peningkatan harga ke level USD 64,35 per barel atau lebih tinggai 0,19 persen untuk pengiriman September. Di bursa komoditas New York, harga minyak berjenis Texas Intermediate (WTI) pun terangkat sebanyak 0,3 persen ke posisi USD 57,68 per barel untuk pengiriman Agustus.
Penulis : Agus H
