Jakarta, TopBusiness – Bursa saham domestik mengikuti sentimen negatif bursa kawasan. Pada pembukaan perdagangan Senin (08/7) di Bursa Efek Indonesia, indeks harga saham gabungan atau IHSG turun 13,26 poin, setara dengan 0,21 persen ke posisi 6.360,21.
Sentimen datang dari sejumlah bursa referensi dunia dan menyebar ke bursa kawasan, termasuk, di Indonesia. Investor dalam negeri mencermati makroekonomi domestik pula.
Di bursa global, melalui dow jones industrial average terkoreksi 43,88 poin (0,16 persen) ke posisi 26.922,12, dan nasdaq melemah 8,44 poin (0,1 persen) menjadi 8.161,79. Efeknya, bursa kawasan terpeleset. Seperti, nikkei-225 minus 190 poin ke posisi 21.556, kemudian hang seng berkurang 437 poin ke level 28.337, shanghai melemah 54 poin menuju 2.956 dan strait times lebih rendah 30 poin bertengger ke 3.336.
Menurut data pekerjaan Amerika yaitu angka nonfarm payrolls naik 224.000 pada Juni, dan mengalahkan ekspektasi para analis yang memperkirakan di level 160.000. Kondisi ini diestimasikan tak akan mengurangi suku bunga acuan The Fed dalam waktu dekat.
Penulis : Agus H
