TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PLN: Sistem Kelistrikan di DKI, Banten dan Jawa Bagian Barat Normal

Busthomi
6 August 2019 | 16:53
rubrik: Business Info
PLN Rayakan Hari Pelanggan Nasional di 148 Kota

Jaringan Listrik PLN/Beritabali.com

Jakarta, TopBusiness – Pasca padamnya listrik yang terjadi pada Minggu (4/8/2019) dan Senin (5/8/2019) lalu itu, kini PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN telah berhasil menormalkan kembali seluruh sistem kelistrikannya itu.

Hingga Selasa (6/8/2109) pagi ini pembangkit yang sudah masuk sistem sebesar 12.378 Mega Watt (MW). Dengan 23 GITET telah beroperasi.

Hal seperti disampaikan Plt Direktur Utama PT PLN, Sripeni Inten Cahyani di Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Menurut dia, untuk pemulihan beban padam Wilayah DKI Jakarta pkl 17.50 WIB, wilayah Banten pkl 21.20 WIB dan wilayah Jawa Barat pukul 23.27 WIB kemarin malam (5/08) itu, untuk beban puncak listrik hari ini di DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat sebesar 13.674 MW dengan daya mampu totalnya mencapai 15.378 MW.

“Alhamdulillah seluruh sistem sudah normal, dan kami akan terus menjaga kestabilan sistem ini,” klaim dia.

Berikut pembangkit yang sudah menyala pagi ini:
1. PLTU Suralaya 7 unit
2. Pembangkit Cilegon 1 unit
3. Pembangkit Muara Karang blok 1 dan 2
4. PLTU Muarakarang 2 unit
5. Pembangkit Priok blok 1 sd 4
6. PLTU Lontar 3 unit
7. PLTP Salak
8. PLTA Saguling
9. PLTA Cirata
10. PLTU Labuan 1 unit,
11. PLTU Lestari Banten Energi
12. PLTP di Jawa Barat
13. Pembangkit Muaratwar blok 1 sd 5
14. PLTU Cirebon Electric Power
15. PLTU Indramayu 2 unit

Sementara yang rencana akan masuk sistem (proses sinkron) di malam adalah:
1. PLTU Pelabuhan Ratu 1
2. PLTU Pelabuhan Ratu 3
3. PLTU Suralaya 1

Selain itu, dia melanjutkan, semua jaringan 500 kV dan 150 kV sudah kembali normal.

Sebelumnya PLN juga memberikan informasi terkait adanya kompensasi untuk pelanggan yang terkena pemadaman. Kompensasi itu akan diberikan sebesar 35% dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment.

BACA JUGA:   9 Tower Listrik Diganti untuk Amankan KTT G20

Kemudian juga kompensasi sebesar 20% dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif Non Adjustment (yang tidak dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik).

“Pemberian kompensasi akan diberlakukan pada rekening bulan berikutnya,” turut dia.

Khusus untuk pelanggan prabayar, dia menegaskan, kompensasi disetarakan dengan pengurangan tagihan pada golongan Tariff Adjustment . Kompensasi ini akan diberikan saat pelanggan membeli token berikutnya.

Besaran kompensasi yang diterima dapat dilihat pada tagihan rekening atau bukti pembelian token untuk konsumen prabayar tersebut.

“Dan khusus untuk pelanggan premium, PLN akan memberikan kompensasi sesuai Service Level Agreement (SLA) yang telah ditandatangani bersama,” pungkas dia.

Penulis: Tomy

Tags: pln
Previous Post

Kemenperin Gelar Lomba Modifikasi Kendaraan Desa

Next Post

Indeks Jakarta Segaris Bursa Kawasan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR