Jakarta, TopBusiness – Ekspektasi tak terduga, menyusul ada lompatan stok minyak mentah Amerika di saat melemahnya permintaan energi global.
Badan informasi energi Amerika melaporkan, stok minyak komersial naik sebanyak 2,4 juta barel menjadi 438,9 juta. Sementara, impor minyak mentah sekitar 7,1 juta, atau mengalami peningkatan 485.000 barel per hari. Selain, pelaku pasar mencermati perkembangan geopolitik antara Iran dan Amerika yang dapat memicu pelemahan permintaan ekonomi global.
Tercatat, di New York Mercantile Exchange untuk jenis minyak west texas intermediate pada September mendatang tergelincir USD 2,54 menjadi USD 51,09 per barel.
Sementara, di London ICE Futures Exchange untuk pengiriman Oktober atas jenis brent melemah USD 2,71 menjadi USD 56,23 per barel.
Penulis : Agus H
