Jakarta, TopBusiness—Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR RI, Danang Parikesit, mengatakan di Jakarta bahwa pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak akan meningkatkan konektivitas. Itu dari Semarang ke arah Demak hingga Gresik dan Surabaya.
“Sekaligus berfungsi sebagai tanggul laut di pantai utara Kota Semarang untuk mencegah banjir rob yang kerap menggenangi di wilayah Genuk, Kaligawe dan sekitarnya,” kata Danang seperti ditulis hari ini oleh situs Kementerian PUPR.
“Harapannya pembangunan tol ini sekaligus merevitalisasi kawasan industri di sana. Begitu jalan tolnya dibangun, kawasan industri tidak lagi terdampak rob, sehingga bisa kembali membangkitkan ekonomi kawasan,” kata Danang.
Pembangunan jalan tol dengan nilai investasi sekitar Rp 15,3 triliun ini ditargetkan akan berlangsung selama dua tahun.
Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak membutuhkan lahan seluas 1.887.000 meter persegi. Lahan dibagi menjadi dua seksi, yatu seksi I Kota Semarang dan Seksi II Kabupaten Demak.
Secara teknis Jalan Tol Semarang-Demak direncanakan memiliki empat simpang susun yaitu Kaligawe, Terboyo, Sayung dan Demak.
(Adhito)
