Jakarta, TopBusiness—TBBM (Terminal Bahan Bakar Minyak) Tanjung Pandan, Belitung, menjadi tulang punggung untuk distribusi energi ke 10 SPBU, 13 agen Premium dan minyak solar (APMS), 12 Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN), serta empat stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN).
Dengan kapasitas hingga 4.000 kilo liter (KL), TBBM Tanjung Pandan sangat berpengaruh besar terhadap masyarakat Belitung.
“Kebanggaan dan tantangan tersendiri bagi kami anak perusahaan dipercaya untuk mengelola rantai distribusi energi utama di Belitung,” ujar Haris Syahrudin, direktur utama Elnusa Petrofin, dalam keterangan pers hari ini.
General Manager Pertamina Marketing Operation Region II Sumbagsel, Primarini, mengatakan bahwa sebagai salah satu unit operasi di wilayah Sumbagsel, pengoperasian TBBM Tanjung Pandan di bawah Elnusa Petrofin bersama Pertamina adalah hal yang sangat positif.
Respons positif juga langsung disampaikan oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Belitung, Jasagung. Menurut dia, dengan dioperasikannya TBBM Tanjung Pandan oleh Pertamina dan Elnusa Petrofin, distribusi energi akan makin lancar.
“Harapannya kapasitasnya meningkat dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik sehingga dapat mendukung perekonomian dan program pembangunan di Belitung,” lanjut Jasagung.
TBBM Tanjung Pandan telah diresmikan kemarin. Setelah sebelumnya dipegang pihak swasta, kini dimiliki oleh Pertamina melalui Elnusa Petrofin selaku anak perusahaan.
Tiyo/MG
(Ed: Dhi)
