
Jakarta, businessnews.id — Dewan Energi Nasional (DEN) meminta kepada pemerintah untuk membuat badan entitas baru yang fokus dalam penjualan produk energi bersubsidi. Selama ini, pemerintah memberi penugasan kepada badan usaha milik negara (BUMN) seperti Pertamina dan PLN yang secara karakter memiliki orientasi terhadap bisnis.
“Membagi otak untuk dua aktivitas tentu sulit. Seharusnya pemerintah siapkan badan khusus yang berkaitan pada produk energi bersubsidi,” kata Anggota DEN Rinaldy Dalimi di Jakarta (21/8/2014).
Menurut Rinaldy, peran BUMN sektor energi seharusnya fokus dalam pengembangan sumber daya yang bisa dimaksimalkan dengan menciptakan paradigma pembangunan nasional. Selama ini, paradigma pemerintah dalam pengelolaan energi masih berkutat terhadap penerimaan negara.
Misalnya, dia mencontohkan, sebagai penyedia produk hilir bahan bakar minyak (BBM) dan bahan bakar gas (BBG), Pertamina memiliki tanggung jawab untuk menggelontorkan bahan bakar bersubsidi ke masyarakat.
Namun, fokus kinerja perusahaan terbebani dengan adanya penyediaan BBM bersubsidi yang harus mengikuti kebijakan pemerintah.
“Jadi, ini bisa membuat tempat cuci tangan para pejabat pemerintah,” kata Rinaldy. (Dadang Subur)
Editor: Achmad Adhito