Jakarta, TopBusiness—Produsen mobil Esemka, yakni PT Solo Manufaktur Kreatif (SMK) telah bekerja sama dengan lebih dari 30 industri penyedia komponen otomotif lokal. Dan sudah melakukan persiapan untuk produksi massal.
Hal itu dikatakan Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto di sela mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada peresmian pabrik SMK di Solo, Jawa Tengah, hari ini.
Seperti ditulis siaran pers dari Kementerian Perindustrian RI, Menteri Airlangga berkata bahwa operasional pabrik senantiasa memberikan efek berganda bagi perekonomian, seperti membuka lapangan kerja baru.
“Pada tahap awal akan menyerap 300 tenaga kerja untuk satu shift. Kalau kapasitasnya nanti bertambah, tentu bertambah juga jumlah tenaga kerjanya. Ini untuk tenaga kerja lokal,” ungkapnya.
Menteri Airlangga memproyeksi industri otomotif di Indonesia ke depannya terus ekspansif seiring dengan adanya peningkatan investasi. Apalagi, bagi mereka yang menghasilkan produk di bawah Rp200 juta, seperti SMK ini dinilai punya peluang bisnis yang prospektif.
“Dengan harga tersebut, menjadi sarana migrasi bagi para pemilik motor yang ingin memiliki mobil pertama kali. Apalagi, SMK ini kan menghasilkan jenis pikap, yang dapat menunjang produktivitas. Nah, seperti jenis komersial ini, dilihat juga yang penting itu kapasitas muatan isinya. Artinya, semakin bisa menampung banyak muatannya, potensi lakunya tinggi,” paparnya.
(Adhito)
