Jakarta, TopBusiness – Hingga penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Kamis (12/09) ini, indeks harga saham gabungan atau IHSG kehilangan 39,78 poin atau 0,62 persen ke posisi 6.342,174. Pelaku pasar merealisasikan keuntungan.
Investor merealisasikan keuntungan pasca harga-harga saham mengalami peningkatan harga. Sebelumnya, IHSG menguat lima hari berturut-turut, menyusul membaiknya hubungan antara China dan Amerika Serikat.
Pergerakan indeks komposit Jakarta itu dalam kisaran 6.337,52-6.414,48 poin. Sempat dibuka positif, IHSG berbalik arah menjadi negatif 8,58 poin (0,13 persen) ke level 6.373,37 pada 10.03 WIB. Terus bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan sesi I, yaitu 22,96 poin (0,36 persen) ke level 6.359. Koreksi terus berlanjut hingga sesi penutupan perdagangan hari ini. Saat itu, IHSG melemah 38,94 poin (0,61 Persen) ke posisi 6.343,02.
Selanjutnya, investor mencermati sentimen negatif bursa kawasan Asia. Contoh, nikkei-225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik 161,85 poin (0,75 persen) ke level 21.759,61 poin, dan Bursa Efek Filipina melalui indeks komposit PSE melemah 23,47 poin (0,30 persen) ke posisi 7.944,43.
Agus H
