TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sah, Nusantara Almazia Tercatat di BEI

Nurdian Akhmad
25 September 2019 | 12:54
rubrik: Ekonomi
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) pada hari ini, Rabu (25/9/2019) sudah secara resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai emiten yang ke-38 di tahun ini.

Perseroan melepas sahamnya ke pasar modal melalui skema penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Dalam perdagangan debutnya itu, saham
saham NZIA sempat melambung 50 persen dari harga perdana.

Tercatat, saham NZIA terkerek ke Rp330 per saham atau 50% dari harga perdana di level Rp220 per saham di transaksi perdananya. Saham NZIA tercatat ditransaksikan 12 kali dengan volume 93 lot saham dan menghasilkan nilai sebesar Rp3,07 miliar.

Perusahaan pengembang properti yang fokus di Tangerang dan Karawang ini melepas 461,53 juta lembar saham ke publik dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO. Sehingga dana maksimal yang bisa diraih mencapai Rp101,53 miliar.

Secara bersamaan, perseroan juga menerbitkan sebanyak 605.999.394 waran Seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak 34,908% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka IPO itu dengan harga pelaksanaan Rp680 per saham.

Direktur Utama Nusantara Almazia, Deddy Indrasetiawan menegaskan, dari dana hasil IPO ini akan digunakan untuk ekspansi perseroan. Setelah menjadi perusahaan tercatat ini, pihaknya bertekad untuk menjadi perusahaan properti yang terkemuka.

“Dengan tercatatnya perusahaan sebagai emiten yang ke-38 di BEI ini bisa meningkatkan tujuan kami yang ingin menjadi perusahaan properti yang terkemuka,” ungkap dia di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Komposisi penggunaan dananya sendiri, lanjut dia, sebesar 38,62% dari dana hasil IPO akan digunakan untuk mengakuisisi 68% saham PT Serena Inti Sejati. Sementara sebesar 12,51% untuk mengambil alih piutang. Dan sisanya 48,87% untuk modal kerja perseroan dan entitas anak dalam bentuk pinjaman.

BACA JUGA:   PUPR dan Pemerintah Jepang Perpanjang Kontrak

Dalam proses IPO sendiri, dia melanjutkan, para investor menyambut baik kehadiran perseroan ini di pasar modal Indonesia. Pasalnya, investor berebut untuk memiliki saham Nusantara Almazia selama masa bookbuilding itu.

“IPO Nusantara Almazia pun mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 3 kali,” pungkasnya.

Penulis: Tomy

Tags: Nusantara Almazia
Previous Post

TPIA Tergerus Kondisi Pasar Kimia

Next Post

Tiga Bandara di Sumatera Bakal Dikelola AP II

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR