
Jakarta — Di tahun 2014 dan seterusnya, industri keuangan syariah di Indonesia harus meluaskan akses bagi dua kelas masyarakat. Itu adalah kelas bawah dan kelas menengah. “Pada tahun 2014, industri keuangan syariah Indonesia masih akan tumbuh,” kata Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah, Muliaman Hadad, dalam acara peluncuran buku Sharia Economic Outlook 2014, di Jakarta hari ini.
Muliaman mengatakan, untuk meluaskan akses bagi masyarakat kelas bawah, industri keuangan syariah bisa menghadirkan lebih banyak lembaga keuangan mikro. Hal itu membutuhkan kesiapan dan strategi tersendiri. “Keinginan untuk meningkatkan akses bagi masyarakat bawah tersebut sekarang semakin naik,” ia berkata.
Sementara, kelas menengah Indonesia akan berjumlah semakin besar. Mereka tinggal di kota besar, berpendidikan tinggi, dan menginginkan layanan keuangan yang lebih sophisticated. “Dan ini harus disadari oleh industri keuangan syariah,” kata Muliaman.
Lebih lanjut Muliaman berkata, di tahun 2014, industri keuangan syariah pun perlu menanamkan peran mendasar lebih kokoh bagi perekonomian nasional. Contoh hal itu yakni dengan masuk ke pembiayaan proyek infrastruktur seperti pembangunan jalan tol, lapangan terbang, dan lain-lain. (DHIT)