Jakarta, TopBusiness – Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan di Jakarta (17/10/2019) bahwa ada sejumlah faktor yang membuat Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia, mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah di tahun 2019. Faktor tersebut bersumber dari internal serta eksternal.
“Pencapaian bagus untuk indeks itu, pantas disyukuri. Sebab, mengurus jemaah haji tidak mudah. Ibarat bikin gawe, tetapi di rumah orang yakni Arab Saudi,” kata Menteri Lukman dalam publikasi indeks itu di kantor Badan Pusat Statistik RI (BPS), Jakarta.
Faktor internal itu, antara lain, seluruh kementerian dan lembaga negara yang menangani, punya komitmen tinggi. “Semua menjunjung aspek kebersaman, dan sepakat bahwa penyelenggaraan haji harus bagus,” papar Menteri Lukman.
Faktor internal berikutnya adalah dedikasi mengagumkan dari petugas penyelenggaraan haji. “Kemudian, jemaah haji Indonesia pun cukup tertib dan hal ini sangat membantu. Pihak Arab Saudi pun mengakui hal itu,” kata Menteri Lukman.
Lebih lanjut, Menteri Lukman menjelaskan bahwa faktor eksternal yang sangat penting, yakni upaya Pemerintah Arab Saudi terus menaikkan tingkat pelayanan penyelenggaran ibadah haji. Koordinasi Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Arab Saudi pun semakin intensif.
Sementara, dalam kesempatan yang sama, Kepala BPS RI K. Suhariyanto, menjelaskan bahwa Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia 2019, ada di angka 85,91 di tahun 2019. Angka ini naik sebesar 0,68 daripada tahun 2018. “Pada tahun 2019, jemaah haji Indonesia menyatakan bahwa pelayanan haji oleh pemerintah, di level ‘sangat memuaskan’,” Suhariyanto berkata.
Capaian di tahun 2019, papar dia, yang tertinggi sejak survei indeks tersebut mulai digelar di tahun 2010. “Selama dua tahun belakangan, indeks tersebut di level ‘sangat memuaskan’,” ucap dia.
Adhito
