Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Jumat (25/10) akhir pekan terkoreksi. Aksi ambil untung atau profit taking menjadi sebab indeks komposit tersebut ke level 6.252,345 poin, atau minus 87,3 poin, setara dengan 1,38 persen.
Sepanjang perdagangan hari ini, indeks komposit Jakarta tersebut sudah terlihat sinyal mengalami tekanan. Sejak awal pembukaan perdagangan hingga jelang penutupan. Setelah sesi I pembukaan indeks positif, kemudian berbalik negatif 19,41 poin (0,31 persen) ke level 6.320,24. Akhirnya dipenutupan sesi I, IHSG melemah 36,17 poin (0,57 persen) ke level 6.303,48. Bahkan pasca-pembukaan sesi II, terus tertekan ke posisi 6.302,34 atau 37,31 poin (0,59 persen). Jelang sesi penutupan perdagangan hari ini, melemah 86,97 poin (1,37 persen) ke level 6.252,67.
Di pasar reguler, volume transaksi mencapai 20.107.803.589 unit saham dengan frekuensi 499.722 kali senilai Rp 10,192 triliun.
Saham-saham mengalami pengurangan harga, diantaranya, PT Astra Internasional Tbk (ASII) Rp 150 ke level Rp 6.800, diikuti PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp 250 ke level Rp 9.300, dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) Rp 15 ke level Rp 1.655 per unit saham.
Penulis: Agus H
