
Jakarta, businessnews.id — PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali menurunkan peringkat utang dan peringkat perusahaan PT Indofarma, Tbk. Perusahaan berkode emiten INAF itu, peringkatnya turun dari idBBB- atau triple B minus, menjadi idbb- atau double B minus. Itu untuk periode pemeringkatan 29 Agustus 2014 sampai 29 November 2014.
Analis Pefindo Anis Setyaningrum di Jakarta hari ini (19/9/2014) mengatakan, penurunan itu karena jumlah kewajiban jangka pendek telah mencapai Rp 318,6 miliar. Sementara, total kas hanya Rp 22,5 miliar.
Dia berkata, INAF memiliki kewajiban untuk melunasi MTN (medium term note) sebesar Rp 120 miliar pada tanggal 20 Desember 2014.
”Mereka punya banyak alternatif untuk melunasi kewajiban MTN pada tanggal 20 Desember 2014 melalui pembiayaan perbankan atau melalui refinancing MTN,“ dia berkata.
Selain itu, kewajiban jangka pendeknya hingga tahun 2015 masih cukup besar dengan total Rp 318 miliar.
“Jumlah itu sudah termasuk Rp 120 miliar MTN dan selain fasilitas pembiayaan perbankan lainnya,” terang dia.
Besar kewajibannya jangka pendek tersebut tidak didukung dengan jumlah kas yang memadai, pasalnya per 31 Maret 2014 hanya mencapai Rp 22,5 miliar.
Turunnya peringkat INAF disebabkan penurunan marjin profitabilitas yang menyebabkan perlindungan arus kas yang lemah, likuiditas yang ketat, dan risiko fluktuasi harga bahan baku.
“Di samping itu, terdapat faktor peningkatan gaji pegawai dan naiknya harga bahan baku,“ terang dia.
Penulis/Peliput: Abdul Aziz
Editor: Achmad Adhito