Jakarta,TopBusiness—Pengamat properti Budi Santoso mengatakan bahwa ada syarat utama sektor properti tumbuh lebih bagus di tahun 2020. Yakni pertumbuhan PDB (produk domestik bruto) minimal 6%.
“Kalau pertumbuhan PDB tidak minimal 6%, saya prediksi bahwa sektor properti masih belum bergerak signifikan. Jadi, syaratnya masih sama, yakni PDB yang tumbuh lebih tinggi,” kata dia di Jakarta kemarin sore, dalam percakapan dengan wartawan Majalah TopBusiness.
Dia pun memaparkan, memang dalam beberapa tahun terakhir, sektor properti Indonesia stagnan atau pun melambat. Dan penyebabnya adalah pertumbuhan PDB yang setidaknya 6% atau lebih dari itu.
“Menjelang tutup tahun, banyak perkiraan bahwa tahun berikutnya, properti sudah bagus. Tetapi saya rasa, itu adalah komentar berupa harapan psikologis,” papar mantan tenaga ahli perumahan di Pemprov DKI Jakarta itu.
Dijelaskan pula oleh Budi bahwa, kalau dilihat per subsektor properti, ada yang tumbuh di atas rata-rata. “Akan tetapi, bukankah yang perlu kita lihat adalah pertumbuhan semua sektor?”
PDB yang tumbuh lebih tinggi tersebut, berarti daya beli masyarakat lebih bagus. Dan mereka lalu membelanjakan uang ke properti, dan sektor ini tumbuh lebih bagus. “Jadi, PDB yang tumbuh lebih baik, itu syarat utama properti bisa naik lebih bagus,” dia menegaskan.
(Adhito)
