Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Rabu (13/11) terkoreksi 38,49 poin, atau setara dengan 0,62 persen ke posisi 6.142,501. Indeks komposit Jakarta ini tak lepas dari zona merah.
Indeks masih mengikuti sentimen bursa utama kawasan, yang mayoritas berada di teritori negatif. Sejumlah saham utama kawasan terlihat melemah, diantaranya, hang seng di Bursa saham Hong Kong kehilangan 493,8 poin (1,82 persen) ke 26.571,5, Straits Times di Bursa Efek Singapura tergerus 26,8 poin (0,82 persen) ke posisi 3.241, dan nikkei-225 di Bursa Efek Tokyo minus 200,1 poin (0,85 persen) ke posisi 23.319,9.
Perdagangan di pasar reguler berlangsung normal dengan volume mencapai 9.557.163.252 unit saham dan frekuensi 501.818 kali senilai Rp 7,127 triliun.
Beberapa saham mengalami penurunan harga, seperti, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) Rp 25 menjadi Rp 10.625, kemudian PT Bayan Resources Tbk (BYAN) Rp 900 menjadi Rp 13.000, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 875 menjadi Rp 42.325 per unit.
Penulis: Agus H
