Jakarta, TopBusiness – Persediaan minyak mentah Amerika lebih baik dari ekspektasi dan OPEC dan Rusia akan terus melanjutkan kerja samanya guna menjaga keseimbangan harga minyak global, telah menyebabkan harga emas hitam tersebut terdongkrak.
Badan informasi energi Amerika melaporkan bahwa stok minyak naik sebanyak 1,4 juta barel pada minggu lalu dan American Petroleum Institute bahkan menyebut 6 juta barel. Angka itu lebih tinggi dari prakiraan analis sebesar 1,5 juta.
Kemudian, pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa Rusia akan melanjutkan kerja sama berdasarkan kesepakatan pembatasan pasokan global dengan OPEC.
Di London ICE Futures Exchange, jenis minyak brent untuk pengiriman Januari 2020 turun USD 1,49 (2,5 persen) ke posisi USD 62,40 per barel. Sementara, west texas intermediate di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Desember 2019 USD 1,90 (3,4 persen) menjadi USD 57,11.
Penulis : Agus H
