Jakarta, TopBusiness – Rata-rata harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) bulan November 2019 naik USD 3,44 per barel menjadi USD 63,26 dari bulan sebelumnya sebesar USD 59,82.
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi, dalam laman esdm.go.id, di Jakarta, hari ini, menyebutkan salah satu faktor yang memengaruhi adalah tercapainya kesepakatan dalam pembicaraan dagang Amerika-China Tahap 1, sehingga optimisme pasar minyak dunia terdongkrak.
“Pada bulan November ini, pasar minyak dunia naik karena beberapa hal seperti tercapainya kesepakatan AS- China, selain itu Uni Eropa juga menunda Brexit hingga Januari 2020, ini menjadi sinyal postif bagi pasar minyak dunia,” ucap Agung.
Tim Harga Minyak Indonesia juga menyatakan, pemicu kenaikan harga minyak juga dikarenakan ekspektasi pasar bahwa negara-negara OPEC plus akan memperpanjang periode pemotongan produksi atau bahkan menambah besaran pemotongan produksi dalam pertemuan tanggal 5 Desember 2019.
Penulis: Agus H
