TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ini Tujuan Utama APBN

Agus Haryanto
11 December 2019 | 13:05
rubrik: Ekonomi
Ini Tujuan Utama APBN

Jakarta, TopBusiness – Kementerian Keuangan menyebut, tujuan utama penggunaan anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN adalah guna mengurangi kesenjangan sosial, dan kemiskinan sehingga dapat tercapai masyarakat adil dan makmur.

Selain, kata Wamenkeu Suahasil Nazara, APBN adalah instrumen yang sangat penting dan dimensinya sangat luas dengan tiga fungsi yaitu alokasi, distribusi dan stabilisasi. “Fungsi APBN yang pertama adalah memiliki fungsi alokasi. Dia harus melakukan alokasi resources atau APBN resources. APBN itu dialokasikan sehingga bisa menciptakan alokasi resources yang baik di masyarakat. Di dalam fungsi alokasi APBN, kita terus mencari imbangan alokasi yang bisa membantu masyarakat. Namun kita ingin juga selalu melakukan evaluasi atas re-alokasi APBN dalam konteks dimensi dampak sosial ekonomi dan juga politiknya dan ini harus terus menjadi pemahaman kita,” jelas Wamenkeu pada acara Dialog Pakar dengan tema ”Terobosan APBN Untuk Indonesia Maju” di Aula Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan pada Selasa (10/12), dalam laman kemenkeu.go.id.

Wamenkeu melanjutkan, fungsi APBN yang kedua adalah fungsi Distribusi. Distribusi antar wilayah, distribusi antar kelompok pendapatan, yang salah satu tujuannya adalah untuk menghasilkan perasaan keadilan yang lebih baik. Masalahnya adalah terkadang terdapat perbedaan perasaan keadilan antara pusat dan daerah, antar-kelompok pendapatan, antar-wilayah, antar-provinsi, antara yang kaya dengan yang miskin.

Fungsi ketiga dari APBN adalah stabilisasi. Stabilisasi ini menjadi sangat penting dalam hubungannya dengan ekonomi makro karena fungsi stabilisasi dari APBN itu memastikan APBN itu menjadi alat penyeimbang ketika perekonomian sedang turun. Selain itu, fungsi stabilisasi APBN juga bagaimana membuat perekonomian tetap kuat dan tahan terhadap guncangan ekonomi.

 

Penulis: Agus H

BACA JUGA:   Kebutuhan Bahan Baku Baja Capai 23 Juta Ton
Previous Post

Ekspor Perdana APKJ ke Timor Leste

Next Post

Presiden akan Resmikan Tol Layang Japek

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR