Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia pada penutupan perdagangan akhir tahun 2019 berkurang 29,78 poin, atau setara dengan 0,47 persen ke posisi 6.299,539. Aksi ambil untung direalisasikan pelaku pasar modal.
Penutupan perdagangan tahun 2019, dilakukan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada Senin (30/12/2019) yang menggantikan kepala negara, lantaran ada kegiatan lain.
Indeks komposit Jakarta ini tak mampu ke luar dari zona merah. Pelaku pasar lebih mengutamakan memegang uang tunai, jelang libur Tahun 2020.
Perdagangan berlangsung marak dengan volume mencapai 16.582.544.803 unit saham dan frekuensi 446.578 kali senilai Rp 11,441 triliun. Sejumlah saham mengalami tekanan harga, diantaranya, PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) Rp 45 ke level Rp 640 per unit, diikuti PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 375 ke level Rp 6.500 dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) Rp 20 ke level Rp 1.990.
Fotographer: Rendy MR
