Jakarta, TopBusiness – Mengecilnya kekhawatiran sambil mencerna segala kemungkinan yang dilakukan pelaku pasar komoditas menyebabkan harga patokan minyak mentah dunia tergerus.
Harga patokan minyak mentah dunia di bursa berjangka dunia terkoreksi. Contoh, New York Mercantile Exchange melalui West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari turun USD 0,57 menjadi 62,70. Di London ICE Futures Exchange, minyak mentah jenis brent untuk pengiriman Maret turun 0,64 dolar menjadi ditutup pada 68,27 dolar per barel.
Sebelumnya, sebuah drone Amerika melakukan penyerangan terhadap konvoi di Bandara Internasional Baghdad, dan menewaskan Qassem Soleimani, komandan Pasukan Pengawal Revolusi Islam Iran Quds. Akibatnya, memicu kemarahan dan ancaman balas dendam dari Teheran. Kendati begitu, pelaku pasar bersikap menunggu dan melakukan pelepasan atas komoditas emas hitam tersebut.
Selanjutnya, melakukan aksi ambil untung, sambil tetap mencerna potensi risiko, yang setidaknya ditinjau kembali untuk sementara waktu.
Sumber Foto: Reuters
