Jakarta, TopBusiness – Pada penutupan perdagangan Jumat (17/01) akhir pekan di Bursa Efek Indonesia melalui indeks harga saham gabungan atau IHSG lebih tinggi 5,61 poin, atau setara dengan 0,09 persen ke posisi 6.291,657. Penyebabnya, pelaku pasar mengikuti sentimen positif penguatan kurs rupiah terhadap dolar Amerika.
Kurs rupiah terhadap dolar Amerika terapresiasi hingga melampaui di bawah level Rp14.000, tepatnya Rp 13.634 per dolar. Pelaku pasar mencari berita-berita positif dari dalam negeri yang terbilang sepi, sehingga memanfaatkan momentum peningkatan poin mata uang berlogo Garuda.
Selanjutnya, pelaku pasar kini tengah menanti rilis data terbaru pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal IV/2019.
Meski terbilang minim transaksi sebab hanya mencapai volume 6.623.104.649 unit saham dengan frekuensi 456.329 kali senilai Rp 6,182 triliun. Sejumlah harga saham mengalami penambahan, semisal, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 125 menjadi Rp 34.375, kemudian PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) Rp 225 menjadi Rp 6.850 dan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) Rp 2 menjadi Rp 102.
Fotographer: Rendy MR
