Jakarta, TopBusiness – PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) menerima kucuran dana senilai Rp800 miliar dari PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF). Emiten yang bergerak di bidang usaha menara ini menjadi perusahaan pertama yang menerima produk credit guarantee facility (CGF) dari IFF.
“CGF merupakan produk penjaminan obligasi pertama di Indonesia. Peluncuran produk ini merupakan wujud nyata salah satu peran IIF, yaitu berperan sebagai katalis dan enabler dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur di Indonesia, khususnya di industri Pasar Modal,” kata Presiden Direktur Indonesia Infrastructure Finance Reynaldi Hermansjah di Jakarta pada Kamis (30/1/2020).
Reynaldi berharap, dengan skema CGF yang ditawarkan oleh IIF ini terjadi peningkatan yang relatif baik terhadap tingkat pemeringkatan obligasi yang akan diterbitkan, sehingga dapat memberikan daya tarik yang lebih kepada investor untuk berinvestasi pada obligasi tersebut, selain implikasi pada kupon yang menjadi semakin kompetitif.
Menurut dia, IFF hanya akan mengucurkan dana kepada perusahaan yang menerapkan prinsip-prinsip Sosial dan Lingkungan (S&E) termasuk dengan BALI. BALI telah membuat dokumen pengelolaan limbah B3 yang dihasilkan dari seluruh kegiatan BTS serta bukti pelaksanaan penanganan limbah B3. Menara yang berada di area publik juga dilengkapi dengan informasi penghubung kepada BTS bila keadaan darurat.
