Jakarta, TopBusiness – Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Pahala N Mansury menyatakan, perseroan terus berupaya meningkatkan pembiayaan sektor perumahan seiring fokus bisnis pada penyediaan perumahan bagi masyarakat Indonesia.
Sampai saat ini dari Rp 195 triliun KPR yang dimiliki Bank BTN, sekitar Rp 111 triliun bersubsidi dan sisanya non subsisi.
” Ini tentunya merupakan indikator bahwa Bank BTN memang terbukti fokus pada penyediaan perumahan bagi masyarakat Indonesia,” katanya dalam keterangan resminya, Senin (3/2/2020).
Menurut Pahala, kepemilikan rumah merupakan salah satu bentuk dari masyarakat agar bisa memiliki aset yang peningkatan nilainya di masa datang bisa berlipat-lipat.
“Kami berharap masyarakat juga perlu edukasi, didorong dan dipastikan bahwa pendapatan yang mereka miliki bukan hanya digunakan untuk kebutuhan yang konsumstif saja, namun betul-betul bisa diinvestasikan, bisa juga ditabung dan sebagian juga untuk bisa memiliki aset yang nilainya berlipat-lipat di masa datang,” ujarnya.
Sebagai bank yang pangsa pasarnya di atas 90% untuk perumahan bersubsidi, BTN juga turut memastikan kualitas pengembang atau developer agar para pengguna yang menggunakan rumah subsidi yang dibiayai perseroan betul-betul bisa memberikan manfaat yang baik dan optimal.
“BTN berharap developer yang memperoleh pendanaan dari Bank BTN betul-betul berkinerja baik, NPLnya juga rendah dan juga kualitas bangunan atau huniannya baik serta fasilitas umumnya menunjang, sehingga memberikan manfaat yang optimal bagi para warganya,” tegas Pahala.
