TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

WSKT Yakin Proyek Arena Aquatic Papua Rampung Tepat Waktu

Busthomi
4 February 2020 | 13:19
rubrik: Business Info
WSKT Yakin Proyek Arena Aquatic Papua  Rampung Tepat Waktu

Jakarta, TopBusiness – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) hingga kini masih terlibat dalam pengerjaan pembangunan salah satu proyek penunjang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.

Perseroan kini yang membangun Arena Aquatic Papua untuk persiapan PON tersebut. Proyek Arena Aquatic Papua tersebut dengan nilai kontrak mencapai Rp 401 miliar.

Pembangunan Arena Aquatic Papua ini berlokasi di Kampung Harapan, Sentani, Jayapura, Papua. Pembangunan proyek ini telah dimulai pada tanggal 7 Desember 2018 lalu dan diperkirakan akan selesai pada 29 Juli 2020 atau selama 600 hari kalender.

Pekerjaan yang dilaksanakan oleh BUMN konstruksi ini, menurut Project Manager Arena Aquatic Papua, Hapsak Panca Pamungkas meliputi struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal, elektronika, instalasi kolam, infrastruktur dan lanskap.

“Di arena ini terdapat tiga kolam renang, mulai kolam loncat indah yang memiliki panjang 21 meter kemudian lebar 25 meter dan tinggi 5 meter. Selanjutnya ada kolam pemanasan yang memiliki panjang 50 meter, lebar 21 meter dan tinggi 1 hingga 2 meter,” tutur Hapsak dalam keterangan resminya yang diterima media, di Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Kolam ketiga, ditambahkan Hapsak adalah kolam utama yang memiliki panjang 51,23 meter, dengan lebar 25 meter dan tinggi 3 meter.

Dan hingga saat ini, dilanjutkannya, untuk progres pengerjaan Arena Aquatic Papua telah mencapai 79%. Sehingga perseroan optimistis bisa rampung tepat waktu.

“Pembangunan Arena Aquatic Papua ini juga menggunakan teknologi Building Information Modeling (BIM). Mulai dari arsitekturnya lalu struktur, MEP sampai landscape,” ucap dia.

Penggunaan BIM tidak hanya sebatas menggambar untuk kebutuhan lapangan saja, namun tim proyek pun mengoptimalkan BIM untuk memenuhi standar internasional dalam FINA atau International Swimming Federation.

BACA JUGA:   WSKT Garap Proyek Pembangunan Fasilitas di Bandara Timor Leste Senilai Rp1,1 Triliun

FINA rules sendiri memiliki banyak sekali peraturan-peraturan di dalamnya mulai dari struktur kolam (panjang, lebar, tinggi tiap kolam) peraturan fasilitas kolam hingga peraturan suhu air dan pencahayaan permukaan kolam saat bertanding.

Dengan demikian, disebutkannya, rencana dalam pembangunan Arena Aquatic ini akan sangat diperhitungkan dan harus presisi untuk mencapai sertifikasi secara internasional tersebut.

Tags: PON 2020 Papuawskt
Previous Post

Mitra Adiperkasa Perluas Pasar Produk Kosmetik Global

Next Post

CSR Modernland Fokus ke CSV

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR