TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Antisipasi Corona, Armada Garuda Disemprot Disinfektan

Busthomi
14 February 2020 | 13:33
rubrik: BUMN
Garuda Disarankan Terbitkan Saham Baru

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat upaya antisipatif penyebaran virus corona dengan melakukan disinseksi atau berupa penyemprotan cairan khusus terhadap armadanya.

Hal ini untuk memastikan aspek kebersihan kabin pesawat dan sterilisasi terhadap kuman. Langkah disinseksi armada dilakukan khususnya pada armada yang sebelumnya melayani penerbangan dari dan menuju China.

Direktur Operasi Garuda Indonesia Capt Tumpal M Hutapea mengatakan, upaya tersebut dilakukan sejalan dengan peningkatan epidemi virus corona di sejumlah negara. Komitmen perseroan ini dilakukan untuk memperkuat upaya ansitipatif penyebaran virus khususnya pada lini layanan transportasi udara.

“Hal tersebut merupakan proses standar safety dan kebersihan Garuda Indonesia yang dilakukan pada kondisi penyebaran epidemi virus wabah penyakit,” jelas Capt Tumpal dalam keterangan media yang diterima, di Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Adapun disinseksi armada tersebut dilakukan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfectant di kabin pesawat sesuai dengan prosedur dan regulasi aspek safety yang berlaku. Proses disinseksi tersebut dilakukan untuk memastikan kebersihan dan aspek higienis kabin pesawat. Proses disinseksi ini juga dilakukan di area kargo pesawat.

“Awak pesawat Garuda Indonesia yang bertugas pada rute China juga melakukan prosedural pemeriksaan kesehatan rutin di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara pada saat sebelum dan setelah bertugas untuk memastikan kesehatan awak pesawat,” terang dia.

Adapun terkait dengan pesawat GA 858 Rute Denpasar-Shanghai yang dioperasikan pada 28 Januari 2020 lalu, pihak Garuda juga telah melakukan proses inspeksi lebih lanjut berupa disinseksi kabin pesawat serta mengganti filter alat penyaring udara High Efficiency Particulate Arresting (HEPA).

Ini merupakan fitur kelengkapan baku armada yang dioperasikan Garuda Indonesia yang berfungsi untuk mematikan virus dan bakteri di kabin pesawat. Adapun seluruh pesawat Garuda Indonesia saat ini telah dilengkapi dengan fitur HEPA tersebut.

BACA JUGA:   Sinergi BUMN, Bangun Ekosistem Pangan bagi Pesantren se-Indonesia

Upaya antisipasi juga dilakukan oleh pihak otoritas bandara melalui profiling dan pengecekan seluruh penumpang yang akan melaksanakan penerbangan di bandara.

“Garuda Indonesia memastikan seluruh penumpang dari dan menuju rute China telah melalui prosedur profiling dan pemeriksaan kondisi kesehatan oleh otoritas terkait di bandara,” katanya.

Sebelumnya, dalam mengoptimalkan upaya pencegahan penyebaran virus corona, GIAA turut merekomendasikan penggunaan alat penunjang kebersihan seperti masker dan hand sanitizer bagi penumpang dan awak pesawat yang melaksanakan perjalanan pada rute dari dan menuju China.

Adapun sejak 5 Februari 2020 lalu, Garuda Indonesia telah menunda sementara seluruh layanan penerbangan dari dan menuju China sejalan kebijakan Pemerintah terkait dengan peningkatan epidemi virus corona dan status darurat global yang ditetapkan WHO.

Previous Post

Bendungan Gondang Siap Beroperasi

Next Post

Pekerja Berpendidikan Jateng bisa Pacu Ekonomi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR