TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Mendagri: BPSDM Harus Selalu Mutakhirkan Kurikulum

Achmad Adhito
25 February 2020 | 10:07
rubrik: Business Info
Mendagri Fokus Benahi Perizinan, Bukan Pilpres

Jakarta, TopBusiness—Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri), Prof. Tito Karnavian, membuka resmi Rakornas BPDSM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kemendagri, di kampus BPSDM, Kalibata, Jakarta Selatan(24/02/2020). Hadir sekitar 500 dari kepala BPSDM seluruh provinsi dan kabupaten/kota se Indonesia. Hadir juga perwakilan dari kementerian dan lembaga lain seperti kepala BKKBN, BPIP, dan Kementerian PAN-RB.

“BPSDM ini memiliki peran penting di dalam meningkatkan kapasitas aparatur negara, baik di Pusat maupun Daerah. Dari jaman Orde Baru hingga sekarang BPSDM menjadi salah satu tulang punggung penting penyelenggara diklat teknis dan kompetensi baik untuk di tingkat pimpinan, administrator dan pejabat struktural pemerintah daerah seluruh Indonesia,” kata Mendagri Tito dalam sambutan tanpa teks.

“Karenanya, saya meminta agar BPSDM selalu memutakhirkan kurikulum diklatnya agar sesuai dengan perkembangan dinamis lingkungan fungsi pemerintahan” tandas menteri tersebut.

“Juga para pengajarnya harus selalu ditingkatkan. Diklat teknis yang “out-of-date” baiknya digantikan dengan jenis diklat kompetensi yang lebih menjawab tuntutan perkembangan masyarakat,” lanjut menteri tersebut.

Yang sangat penting juga, diklat jangan hanya terfokus pada kompetensi teknis. Namun juga mengembangkan aspek integritas aparatur pemerintahan.

Menteri Tito mengatakan bahwa persepsi negatif masyarakat terhadap pelayanan publik pemerintahan masih tinggi. Aparat pemerintah dipandang masyarakat lamban, sering tidak disiplin, condong mempersulit ketimbang mempermudah urusan pelayanan ke masyarakat.

“Saya ingin BPSDM terlibat aktif menyelenggarakan diklat yang juga dapat merubah ‘mental ASN’ (Aparatur Sipil Negara) di bidang pemerintahan kita. Agar persepsi negatif masyarakat bisa berkurang.”

Sumber Foto: Istimewa

BACA JUGA:   Pengembangan KSPN Danau Toba, Jembatan Aek Tano Pongol Ditargetkan Rampung Tahun 2022
Previous Post

IDCamp Jadi Andalan CSR Indosat

Next Post

Nusantara Infrastructure Miliki Banyak Program CSR yang Berdampak Positif untuk Masyarakat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR