Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Selasa (3/3) melambung 157,38 poin, atau setara dengan 2,94 persen ke posisi 5.518,628. Pasalnya, technical rebound menjadi faktor penggerak penguatan indeks komposit.
Pelaku pasar betul-betul memanfaatkan harga saham murah, dengan fundamental bagus apalagi berprospek, setelah beberapa waktu mengalami pelemahan harga akibat aksi jual masif. Jadi technical rebound menjadi pendorong indeks.
Perdagangan berlangsung ramai dengan volume mencapai 7.062.953.654 unit dengan frekuensi 531.147 kali senilai Rp 7,530 triliun. Sejumlah saham mengalami peningkatan harga, diantaranya, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 200 per unit menjadi Rp 5.900, diikuti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 1.200 menjadi Rp 31.600, dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp 180 menjadi Rp 3.620.
Pergerakan indeks Jakarta tak selaras dengan sejumlah bursa saham regional. Contohnya, Bursa Saham Hong Kong melalui indeks hang seng turun tipis 6,86 persen (0,03 persen) menjadi 26.284,82, dan indek nikkei-225 di Bursa Efek Tokyo 261,35 poin (1,22 persen) ke posisi 21.082,73.
Fotographer: Rendy MR
