TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Menteri BUMN Tinjau Kesiapan Bandara dan RS

Albarsyah
12 March 2020 | 09:10
rubrik: BUMN
Menteri BUMN Tinjau Kesiapan Bandara dan RS

Jakarta, TopBusiness – Menteri BUMN, Erick Thohir didampingi Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo  meninjau  Terminal  3  Bandara  Soekarno-Hatta,  pada Rabu (11/03) kemarin.

Menteri BUMN memastikan kesiapan  PT  Angkasa  Pura  II  (Persero)  sebagai  pengelola  bandar  udara  tersebut  dalam mencegah masuk virus Corona dari luar negeri maupun penyebarannya di Indonesia. “Kami dari Kementerian BUMN dan seluruh Kementerian yang menjadi rekan kerja, baik itu Menteri Kesehatan, TNI/Polri, maupun (Kementerian) Perhubungan mencoba menyinkronkan kebijakan terkait flow penumpang. Kita ingin pastikan mereka dijaga kesehatannya, kita tidak mau membuat panik, tapi kalau memang ada indikasi ya kita segera bantu,” ujar Erick, di sela-sela kunjungan.

Bandara Soekarno-Hatta terpantau memiliki pemindai suhu tubuh atau thermal scanner di terminal kedatangan Internasional. Setibanya di bandara pada pukul 09.00 WIB, Erick yang didampingi  Direktur  Utama  Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin  serta  Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan  (KKP)  Bandara, Anas Ma’ruf langsung mengecek kesiapan thermal scanner di area terminal tersebut.

Selanjutnya, juga meninjau kesiapan alat pemeriksaan kesehatan bagi penumpang bandara, serta pelindung diri bagi tenaga kesehatan yang tersedia di ruang KKP.  “Kita lihat flow-nya dari mulai masuk Terminal Keberangkatan sampai Terminal Kedatangan. Kita  coba  meminimalisasi  risiko  dengan  adanya thermal scanner-nya yang besar maupun kecil. Saya rasa ruang karantina juga sudah siap,” ujar Erick.

Dia menegaskan, otoritas bandara harus selalu siap dalam menghadapi berbagai kemungkinan  munculnya kasus Corona. Menurutnya, hal terpenting adalah memastikan pelayanan kepada masyarakat semaksimal mungkin untuk menjaga agar virus Corona tidak menyebar dan dapat diminimalisasi. 

Kunjungan ke RSPJ

Setelahnya, Menteri Erick melakukan kunjungan ke RS Pertamina Jaya (RSPJ) di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. RSPJ merupakan salah satu rumah sakit BUMN di bawah grup IHC (Indonesia  Healthcare  Corporation) yang siap siaga menghadapi serangan Corona Virus Disease-19 (Covid-19).

BACA JUGA:   Sambut Natal dan Tahun Baru 2023, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman di Kalimantan Timur

Didampingi Direktur SDM Pertamina,  Koeshartanto,  Direksi Pertamedika IHC dan jajaran manajemen RSPJ, Menteri BUMN melihat langsung pemberian layanan kesehatan di RSPJ untuk mewaspadai virus Corona. Pertamina secara umum telah melaksanakan sejumlah prosedur sesuai protokol yang ada, mulai dari pemeriksaan suhu di sejumlah pintu masuk gedung kantor, penyediaan masker dan pembersih tangan di sejumlah titik publik, dan edukasi yang ditayangkan di beberapa media komunikasi internal.

RSPJ merupakan salah satu RS Pertamina yang telah berdiri sejak 1972.  Pelayanan kesehatan yang dilakukan RSPJ diketahui cukup komprehensif, tidak hanya pengobatan yang bersifat kuratif  dan  rehabilitative, namun  juga aktif dan  konsisten  melakukan  upaya-upaya preventif dan promotif, mengajak serta mengedukasi masyarakat. 

Di sela kunjungan, Menteri Erick menyampaikan keyakinannya bahwa RS BUMN siap membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19. “Total RS BUMN ada 65 Rumah Sakit, dengan ruang perawatan khusus sebanyak 155 tempat tidur dan 66 ruang observasi atau safe house, jadi total 221 kapasitas yang dapat ditampung oleh RS BUMN.”

Koeshartanto  menambahkan, Pertamina siap mendukung upaya pemerintah  untuk penanganan kasus Covid-19 melalui jaringan bisnis yang dimilikinya. “Seperti melalui RS milik Pertamina  yang dikelola oleh  anak usaha kami,  Pertamedika,”  ujarnya.

Direktur  Utama Pertamedika IHC, Dr. dr. Fathema Djan Rachmat, SpB, SpBTKV (K),  MPH.  menyatakan bahwa IHC menyiapkan seluruh lini pelayanan RSPJ dan seluruh RS milik BUMN,  baik infrastruktur maupun sumber daya manusianya agar terlatih untuk memberi pelayanan medis optimal kepada orang yang masih dalam tahap pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan  (PDP)  yang  memerlukan  pelayanan  khusus di ruang bertekanan negatif di rumah sakit.

“Sesuai arahan Menteri BUMN, bahwa BUMN yang memiliki layanan RS agar menyediakan  ruang  perawatan khusus isolasi selama kasus Covid-19 masih  terjadi  di Indonesia,” pungkasnya.

BACA JUGA:   Hutama Karya Fokus Selesaikan Proyek PSN Jalan Tol dan Bendungan

IHC juga secara konsisten mengedukasi masyarakat luas dengan berbagai informasi seputar Covid-19  dan upaya pencegahan penyebarannya untuk menumbuhkan kesadaran agar masyarakat tetap waspada dan berpikir rasional menghadapi Covid-19. ‘Tidak perlu panik karena bersama kita bisa mengatasinya’.

Previous Post

BEI Cabut Suspensi MTPS

Next Post

Generasi Milenial jadi Duta Konservasi Air

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR