Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada pembukaan perdagangan Rabu (18/03/2020) di PT Bursa Efek Indonesia masih mengalami tekanan sejauh 103,21 poin atau 2,35 persen ke posisi 4.347,96. Pelaku pasar tak ikuti bursa saham Wall street.
Pelaku pasar domestik tak mengikuti langkah jejak bursa saham Wall Street, yang bergerak positif. Pasalnya, Bank Sentral Amerika memotong suku bunga acuannya. Selain, Pemerintahan Trump mengejar paket stimulus USD 850 miliar untuk menopang perekonomian dan mempertimbangkan mengirim cek USD 1.000 kepada warga Amerika dalam waktu dua minggu.
Di pasar bursa utama New York, Wall Street. Pada penutupan perdagangan Rabu pagi mengalami pembalikan poin atau technical rebound. Tercatat, indeks dowjones industrial average melambung 1.048,86 poin (5,2 persen) ke posisi 21.237,38 dan nasdaq 430,19 poin (6,23 persen) ke level 7.334,78.
Di pasar reguler, investor asing melakukan transaksi dalam posisi jual bersih mencapai Rp 40,02 miliar. Sejumlah sektor pembentuk IHSG pun mayoritas berwarna merah, terutamam paeda sektor industri dasar yang turun 5,28 persen.
Foto: Rendy MR
