TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indofood Raih Laba Usaha Rp9,83 T

Busthomi
23 March 2020 | 18:06
rubrik: Capital Market
Bangun Dua Pabrik, Bogasari Siapkan Rp 530 M

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Emiten sektor konsumer, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) telah mengumumkan bahwa kinerja perseroan sepanjang tahun yang berakhir 31 Desember 2019 itu cukup postif. Hal ini terlihat dari raihan laba usaha perseroan yang masih bertumbuh.

Hingga periode itu, perseroan berhasil membukukan kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar 4% menjadi Rp76,59 triliun dibandingkan Rp73,39 triliun di periode yang sama tahun lalu atau year on year (yoy).

Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, mengatakan dari sisi laba usaha yang dikantongi INDF ini meningkat 8% menjadi Rp9,83 triliun dari sebelumnya Rp9,14 triliun (yoy). Dengan laba usaha sebesar 12,8%.

“Sedang laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat sebesar 18% menjadi Rp4,91 triliun dari sebelumnya Rp4,17 triliun (yoy). Dan marjin laba bersih meningkat menjadi 6,4% dari sebelumnya 5,7%. Sementara core profit meningkat sebesar 23% menjadi Rp4,90 triliun dari Rp3,99 triliun (yoy),” tutur Anthoni di Jakarta, Senin (23/3/2020).

Dengan kondisi itu, kata dia, Indofood telah menunjukkan ketangguhannya sebagai perusahaan total food solutions. “Hal ini melalui pertumbuhan yang positif pada nilai penjualan dan keuntungan, meskipun terdapat penurunan pada harga komoditas di tahun lalu,” terangnya.

Untuk ke depannya, Anthoni menambahkan, pihaknya akan terus fokus dalam meningkatkan daya saing dengan terus memperkuat brand equity dan memastikan inovasi produk yang berkesinambungan. “Serta terus memperluas jaringan distribusi kami; dan tentunya berinvestasi pada peningkatan produktivitas dan efisiensi yang terus berlanjut,” ungkapnya.

Sejauh ini, INDF memiliki beberapa anak usaha yang menopang usahanya. Antara lain, di segmen produk konsumen bermerek (CBP). Ini memiliki kekuatan merek-merek produknya, grup CBP memproduksi beragam produk konsumen bermerek antara lain mi instan, produk dairy, makanan ringan, penyedap makanan, nutrisi dan makanan khusus, serta minuman.

BACA JUGA:   Raih Laba Bersih Rp1,28 T di 2024, BJTM Siap Bidik Pertumbuhan Kredit 16% di Tahun Ini

Kemudian segmen bogasari yaitu memiliki kegiatan usaha utama memproduksi tepung terigu dan pasta, juga didukung oleh unit usaha perkapalan dan kemasan. Lalu ada segmen agribisnis dan segmen distribusi. Untuk distribusi ini memiliki jaringan distribusi yang paling luas di Indonesia, grup ini mendistribusikan sebagian besar produk konsumen Indofood dan anak-anak perusahaannya, serta berbagai produk pihak ketiga.

Tags: Indofoodkinerjalaba bersih
Previous Post

PGN Kantongi Pendapatan Rp54 T

Next Post

Potensi Masih Bearish, Saham Ini Layak Beli

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR