Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih melanjutkan pelemahannya. Hal ini seiring dengan masih merebaknya sentiment negatif dari virus corona atau covid-19.
Menurut analis pasar modal PT Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama pada perdagangan kemarin IHSG ditutup melemah signifikan 4.90% di level 3989.52. Dan pada hari ini tren negatif itu masih akan berlanjut.
“Berdasarkan indikator, MACD masih negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah oversold atau jenuh jual,” kata Nafan di Jakarta, Selasa (24/3/2020).
Meskipun demikian, terlihat pola black opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bearish continuation (pelemahan lanjutan) pada pergerakan IHSG. “Sehingga berpeluang menuju ke area support-nya,” tegas dia.
Level support pertama maupun kedua IHSG pada perdagangan hari ini akan berada di rentang 3930.93 hingga 3837.74. Sementara itu, posisi resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 4238.26 hingga 4408.80.
Berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor di tengah bearish IHSG:
– BBCA, ‘Akumulasi Beli’ pada area 22000 – 22200, dengan target harga secara bertahap di level 23875, 24950, 25700 dan 28900. Support: 21000 & 20050.
– BEEF, ‘Akumulasi Beli’ pada area 186 – 199, dengan target harga secara bertahap di level 206, 232, 252, 266 dan 326. Support: 178 & 158.
– INDF, ‘Akumulasi Beli’ pada area level level 5225 – 5375, dengan target harga secara bertahap di level 5650, 5800, 5925 dan 6375. Support: 5225 & 5100.
– IPCC, ‘Akumulasi Beli’ pada area 224 – 234, dengan target harga secara bertahap di level 404, 530, 620 dan 1000. Support: 61.
– ITMG, ‘Akumulasi Beli’ pada 5625 – 6375, dengan target harga secara bertahap di level 7250, 7850, 8275 dan 10050. Support: 5625 & 5100.
– WIKA, ‘Akumulasi Beli’ pada area 750 – 775, dengan target harga secara bertahap di level 955, 1100, 1205 dan 1635. Support: 565 & 440.
