TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

KAI Bukukan Laba Rp1,80 Triliun

Busthomi
30 March 2020 | 13:53
rubrik: BUMN
KAI Bukukan Laba Rp1,80 Triliun

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – BUMN perkeretapain yakni PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI masih mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2019 lalu. Hal ini terlihat dari laporan kinerja keuangan tahun anggaran 2019 yang sudah diaudit dan dilaporkan ke PT Bursa Efek Indonesia (BEI). KAI sendiri memiliki kewajiban menyampaikan LK ke Bursa karena merupakan perusahaan yang menerbitkan surat utang (obligasi).

Menurut Dirut KAI, Edi Sukmoro dalam laporan keuangan yang dirim ke Bursa menyampaikan, perseroan berhasil membukukan jumlah pendapatan mencapai Rp26,25 triliun. Hal ini berarti turun tipis dari periode yang sama tahun sebelumnya (yoy) di posisi Rp26,86 triliun.

“Pendapatan tersebut berasal dari pendapatan angkutan dan usaha lainnya sebanyak Rp22,51 triliun atau naik dari sebelumnya Rp19,95 triliun. Serta pendapatan konstruksi yang naik menjadi Rp3,73 triliun dari Rp6,91 triliun (yoy),” tuturnya seperti dikutip di Jakarta, Senin (30/3/2020).

Turunnya pendapatan tersebut karena memang dipicu oleh beberapa beban pokok pendapatan, yakni beban angkutan dan usaha lainnya sebanyak Rp15,95 triliun atau naik tipis dari sebelumnya Rp14,19 triliun (yoy). Sedang beban konstruksi justru turun menjadi Rp3,73 triliun dari sebelumnya Rp6,91 triliun (yoy). Sehingga, jumlah beban pokok pendapatan turun menjadi Rp19,69 triliun dari sebelumnya 21,10 triliun.

Beban lainnya adalah, beban usaha sebesar Rp3,34 triliun turun dari sebelumnya Rp2,75 triliun (yoy), beban keuangan juga turun jadi Rp994,52 miliar dari sebelumnya Rp1,01 triliun (yoy). Dengan beban pajak sebesar Rp612,20 miliar naik tipis dari sebelumnya Rp552,40 miliar.

“Dengan kondisi itu maka jumlah laba komprehensif tahun berjalan perseroan per akhir 2019 mencapai Rp1,80 triliun atau naik dari akhir 2018 lalu di angka Rp1,77 triliun,” katanya.

BACA JUGA:   Ditopang Kinerja Cabang Baru, KAQI Bukukan Pertumbuhan Laba Bersih Melonjak hingga 314%

Selain itu, jumlah asset KAI mencapai Rp44,91 triliun atau naik dari sebelumnya Rp38,99 triliun. Dengan porsi asset lancar sebenyak RpRp6,68 triliun, turun dari sebelumnya Rp8,91 triliun dan aset tidak lancar Rp38,0 triliun atau naik dari sebelumnya Rp30,09 triliun.

Namun sayangnya, total liabilitas KAI juga naik menjadi Rp25,09 triliun dari sebelumnya Rp20,69 triliun. Dengan liabilitas jangka pendek sebesar Rp8,11 triliun dari sebelumnya Rp7,25 triliun dan liabilitas jangka panjang Rp16,98 triliun, juga naik dari  sebelumnya RpRp13,44 triliun. Sedang posisi ekuitas juga lebih sedikit dari liabilitas yakni Rp19,80 triliun dan naik tipis dari Rp18,30 triliun.

Meski begitu, posisi cashflow perseroan masih bagus. KAI berhasil mengantongi atau kas setara kas di akhir tahun 2019 lalu itu mencapai Rp3,86 triliun dari tahun sebelumnya di posisi Rp2,84 triliun.

Foto: Kompas.com

Tags: KAIkinerjalaba bersih
Previous Post

BULOG Pastikan Stok Pangan Cukup

Next Post

Serapan Belanja Infrastruktur Rendah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR