Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada pembukaan perdagangan Kamis (02/04) di Bursa Efek Indonesia masih melanjutkan penurunan, seiring pelamahan bursa saham utama dunia. Namun begitu, indeks komposit Jakarta ini terbatas pelemahannya, seiring pelaku pasar masih mencari sentimen positif.
IHSG tercatat minus 46,06 poin, atau setara dengan 1,03 persen ke posisi 4.419,98. Pelaku pasar terus-menerus mencermati penyebaran virus covid-19 dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi domestik. Virus covid-19 telah banyak memakan korban jiwa. Data Universitas John Hopkins memperlihatkan bahwa sebanyak 932.000 orang dinyatakan terpapar di seluruh dunia dan 42.000 nyawa meninggal dunia.
Hingga akhir perdagangan di Wall Street, New York waktu setempat. Indeks dowjones industrial average terkoreksi 973,65 poin (4,44 persen) menjadi 20.943,51m dan indeks berbasis teknologi, nasdaq 339,52 poin (4,41 persen) menjadi 7.360,58.
Sementara itu, di sejumlah bursa saham Eropa pun mengalami tekanan jual. Misalnya indeks DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt terpental 391,09 poin (3,94 persen) ke level 9.544,75, dan FTSE 100 di Bursa Efek London 217,39 poin (3,83 persen) menjadi 5.454,57.
Fotographer: Rendy MR
