TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pasar Timah Batangan di BBJ Terdampak Covid-19

Busthomi
20 April 2020 | 12:38
rubrik: Business Info
Pasar Timah Batangan di BBJ Terdampak Covid-19

Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI merilis data atas transaksi pasar fisik timah batangan di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) yang dikliringkan selama kuartal I-2020. Tercatat, ada transaksi sebanyak 3.859 lot dalam 19.285 ton, dengan total nilai transaksi sebesar US$ 316,34 juta.

Dari transaksi itu bisa dielaborasi, selama bulan Januari tercatat transaksi sebanyak 1.451 lot dalam 7.256 ton dan dengan nilai transaksi sebesar US$ 123,98 juta. Lalu di bulan Februari, terjadi transaksi sebanyak 1.488 lot dalam 7.256 ton dengan nilai transaksi sebesar US$ 122,03 juta.

Sedangkan di bulan Maret, transaksi tercatat hanya 920 lot dalam 4.603 ton dan dengan nilai transaksi sebesar US$ 70.326.634.  Transaksi tertinggi selama kuartal I itu terjadi di tanggal 24 Januari 2020 dengan jumlah transaksi sebanyak 810 Lot dengan nilai transaksi sebesar US$ 68,57 juta. 

Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama KBI mengatakan, pergerakan transaksi pasar fisik timah batangan di bulan Maret ini dyakini hanya sementara, karena efek global yang ada. “Kami optimis, dalam beberapa waktu kedepan, volume trasaksi pasar fisik timah batangan di BBJ akan rebound, seiring dengan membaiknya ekonomi dunia pasca wabah Covid-19 di China dan sebagian besar negara-negara di dunia,” paparnya di Jakarta, Senin (20/4/2020). 

Wabah Covid-19 di China cukup berpengaruh ke ekonomi global. Saat ini pun, kebijakan pemerintah China sendiri yang sudah ancang-ancang untuk mendorong ekonominya melaju lebih cepat pasca ekonomi mereka turun saat wabah corona. Dan itu cepat atau lambat akan berpengaruh ke permintaan timah batangan di pasar dunia, termasuk yang ada di BBJ.

Selain faktor menurunnya permintaan dari China, faktor penyebaran Covid-19 ke kawasan Eropa dan Amerika, serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap USD, juga turut memberikan pengaruh terhadap pasar fisik timah batangan di BBJ. 

BACA JUGA:   Guru Besar IPB Kritik Cara Penghitungan Kerugian Lingkungan di Kasus Korupsi Timah

Fajar menambahkan, timah Batangan merupakan komoditas global, dan akan banyak terpengaruh oleh situasi ekonomi global. Ketika ekonomi dunia mengalami kontraksi,  hal itu akan sangat memberikan pengaruh terhadap  permintaan timah batangan dunia.

“Wajar kalau saat ini ekonomi dunia terkoreksi, transaksi di pasar fisik di BBJ juga mengalami kontraksi,” tegasnya.

Sejak diluncurkan pertama kali pada Agustus tahun 2019 lalu, pasar fisik timah di BBJ cukup menarik perhatian para pelaku pasar. Total transaksi yang terjadi dari Agustus sampai dengan Desember 2019 sebanyak 5.436 lot dalam 27.183 ton, dengan total nilai transaksi sebesar  US$ 448,74 juta.

Direktur Utama BBJ, Stephanus Paulus Lumintang menambahkan, pihaknya tetap optimis, pasar fisik timah batangan akan bergerak positif dalam beberapa bulan ke depan. Permintaan pasar global terhadap timah batangan cukup besar.

“Dan apa yang terjadi saat ini adalah fenomena sesaat karena situasi ekonomi dunia sedang mengalami kontraksi. Ke depan setelah ekonomi dunia pulih, kami optimis transaksi pasar fisik timah batangan akan kembali rebound,” katanya.

Selain sebagai lembaga kliring dan penjaminan transaksi pasar fisik timah batangan di BBJ, KBI di awal tahun 2020 juga melakukan sinergi dengan PT Timah Tbk dalam upaya mendorong harga timah ke depan lebih baik. Kerjasama yang dilakukan melalui anak usahanya, yaitu PT Kliring Perdagangan Berjangka Komoditi ini, terkait dalam Pembelian dan Penjualan Kembali Resi Gudang timah.

Foto: Tribunneews

Tags: BBJKliring Berjangka Indonesiakomoditas timahtimah
Previous Post

Honda ADV150 Raih Rookie of The Year

Next Post

S&P Revisi Outlook Indonesia Jadi Negatif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR