TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Permintaan Melonjak, PT Phapros Naikkan Produksi Multivitamin

Nurdian Akhmad
23 April 2020 | 08:47
rubrik: Business Info
RUPS Pertama, Phapros Langsung Sebar Dividen

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Phapros Tbk (PEHA) bersiap memproduksi 1 juta boks multivitamin merek Becefort, yang memiliki kombinasi kandungan vitamin C dan vitamin E. Aksi ini dilakukan menyusul kenaikan permintaan atas obat tersebut di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Utama Phapros Barokah Sri Utami, yang kerap disapa Emmy, mengatakan, sampai dengan Juni 2020 diperkirakan produksi multivitamin tersebut mencapai 446.000 boks. Sementara selama April ini, perseroan akan memproduksi sedikitnya 30.000 boks Becefort.

Langkah tersebut diambil mengingat saat ini masyarakat sangat membutuhkan produk multivitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga terhindar dari berbagai penyakit, seperti Covid-19.

“Kami memutuskan untuk menambah jumlah produksi salah satu produk multivitamin unggulan kami, Becefort sebanyak 1 juta boks pada 2020,” kata dia dalam keterangan resmi, seperti dikutip Kamis (23/4/2020).

Dalam berbagai jurnal penelitian juga disebutkan bahwa kombinasi vitamin C dan vitamin E tidak hanya bisa menangkal radikal bebas tapi juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan berbagai jenis penyakit, termasuk penyakit infeksius.

Dia menjelaskan bahwa sebelumnya produksi Becefort tidak pernah mencapai setinggi ini. Pada tahun lalu, total produksinya hanya mencapai puluhan ribu boks saja. Permintaan melonjak signifikan setelah adanya pandemi virus corona.

Anak usaha PT Kimia Farma Tbk (KAEF) ini juga akan memproduksi sekitar 90 ribu boks obat calcitriol atau vitamin D3 aktif hingga akhir tahun. “Vitamin D3 ini bagi pasien yang sudah terkena virus corona, tidak cukup didapatkan lewat berjemur. Jadi akan memerlukan obat ini. Kami akan siapkan 90 ribu boks,” ujarnya.

Dia menegaskan tantangan dalam memproduksi obat-obatan tersebut saat ini cukup besar. Pasalnya, kenaikan harga bahan baku impor yang dalam mata uang dolar AS semakin membebani perusahaan, mengingat nilai tukarnya yang makin menguat atas rupiah.

BACA JUGA:   PT Garam Jajaki Kerja Sama dengan China Salt Industry

Meski begitu, lanjutnya, Phapros telah mengupayakan beberapa langkah untuk tetap mempertahankan pertumbuhan omzet dan laba di 2020.

Sebelumnya Phapros juga telah membantu Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang dalam mengatasi Covid-19 dengan memberikan 100 dus multivitamin dan 100 liter hand sanitizer serta memberikan edukasi ke warga terkait penggunaan masker kain sebagai alternatif pencegahan Covid-19.

Tags: PT Phapros Tbk
Previous Post

Prediksi IHSG: Naik Didorong Minyak-Emas

Next Post

Minyak Dunia Gairahkan Pelaku Pasar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR