TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

5 Juta Nasabah Pegadaian Dapat Bunga Nol Persen

Nurdian Akhmad
27 April 2020 | 08:48
rubrik: Business Info
Pegadaian Kantongi Laba Bersih Paruh Pertama Rp 1,53 T

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Guna meringankan beban nasabah gadai konvensional maupun syariah di tengah kesulitan ekonomi masyarakat akibat pandemi covid-19, PT Pegadaian (Persero) akan memberikan bunga 0 persen kepada 5 juta nasabah.  

Program ini hanya berlaku untuk nasabah yang memiliki pinjaman kurang dari Rp1 juta. Serta efektif dimulai 1 Mei 2020 dan berakhir 31 Juli 2020.

“Kami berkomitmen terus memberikan berbagai kemudahan bagi nasabah, terlebih pada situasi sulit saat ini di tengah wabah covid-19. Program pertama adalah menetapkan bunga nol persen. Target kami meringankan beban lima juta nasabah gadai, dengan 3,5 juta nasabah existing dan 1,5 juta diharapkan dari tambahan nasabah selama bebas bunga diterapkan,” kata Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/4/2020).

Sebelumnya, BUMN ini telah mengeluarkan program relaksasi dan restrukturisasi angsuran untuk produk nongadai.

Adapun persyaratan program bunga nol persen bunga ini adalah dalam satu KK (Kartu Keluarga) tidak boleh lebih dari satu nasabah penerima. Untuk pembuktiannya nasabah tidak perlu membawa KK saat menggadai, karena otomatis, asal pinjaman kurang dari Rp1 juta, akan dicek oleh sistem yang dimiliki Pegadaian.

Program kedua yakni penundaan jatuh tempo lelang yang selama ini 15 hari, akan ditambah menjadi 30 hari, jadi ada tambahan 15 hari relaksasi. Program ini diterapkan kepada semua nasabah tanpa kecuali, dimaksudkan memberikan kesempatan mengumpulkan dana kepada nasabah untuk bisa melunasi, batas akhir waktu program akan ditetapkan kemudian.

 “Kami berharap, dengan program-program tersebut bisa mengurangi beban ekonomi nasabah yang mungkin terdampak covid-19,” kata Kuswiyoto.

BACA JUGA:   Pelindo Gandeng YCH Indonesia Kembangkan Fasilitas Penunjang Logistik
Tags: pandemi Covid-19pegadaian
Previous Post

Biofarma Produksi 100.000 Alat Tes PCR per Pekan

Next Post

Angkutan Penumpang Turun, AP II Genjot Kargo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR