TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

RNI Pastikan Pasokan Gula Siap di Ramadhan dan Lebaran

Busthomi
27 April 2020 | 16:40
rubrik: BUMN
Produksi Gula RNI Masih Fluktuatif

Jakarta, TopBusiness – Dalam rangka memenuhi kebutuhan gula nasional serta dalam menjaga stabilitas harga gula di tingkat konsumen, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI siap menyalurkan sekitar 80.000 metrik ton Gula Kristal Putih (GKP) secara bertahap ke pasar konsumsi pada kuartal II dan III tahun 2020 ini.

Untuk itu, ditargetkan gula tersebut mulai mengisi pasar pada bulan Ramadhan dan  Lebaran agar dapat memenuhi lonjakan permintaan dari konsumen. Hal ini seperti disebutkan oleh Direktur Pengembangan dan Pengendalian Usaha RNI Febriyanto, di Jakarta, Senin, (27/4/2020).

Febriyantoi menegaskan, RNI mendapatkan kuota impor kurang lebih 80.000 metrik ton yang terdiri dari white sugar (Gula Kristal Putih) sekitar 50.000 metrik ton dan raw sugar (Gula Kristal Mentah) sekitar 30.000 metrik ton.

“Sehingga diharapkan pada minggu pertama Ramadhan sudah ada gula yang masuk untuk mengisi pasar konsumsi guna mengimbangi lonjakan permintaan,” ujarnya, 

Dia menambahkan, untuk GKP setelah tiba akan langsung disalurkan ke pasar konsumsi. Sementara untuk raw sugar akan diproses dan diolah terlebih dahulu menjadi GKP di Pabrik Gula  (PG) anak Perusahaan RNI, PT PG Rajawali II.

Vice President Pengendalian Usaha I RNI, Nanik Soelistyowati pada kesempatan yang sama mengatakan, selain untuk mengamankan stok gula nasional, kuota raw sugar yang diberikan pemerintah kepada PG berbasis tebu akan berdampak sigifikan bagi peningkatan efisiensi biaya produksi dan peningkatan pendapatan.

“Dengan masuknya raw sugar, PG akan memperoleh tambahan bahan baku untuk diolah, sehingga rata-rata hari giling PG bertambah mendekati skala ekonomisnya, yaitu 150 hari/tahun,” ungkapnya.

Adapun total produksi gula RNI pada tahun 2019 mencapai 260 ribu ton. Saat ini perkembangan kinerja bisnis gula RNI cukup bersaing dengan industri gula lainnya di Indonesia. Di wilayah Jawa Timur yang menjadi sumber bahan baku tebu terbanyak nasional, Pabrik Gula RNI unggul dengan produktivitas dan rendemen tertinggi. Market share RNI di pasar gula konsumsi langsung Indonesia mencapai 12%.

BACA JUGA:   Berita Foto PT XL Axiata Tbk Luncurkan Program SisterNet
Tags: gularamadhan dan lebaranRNI
Previous Post

Ini Strategi Pasokan Beras Bila Covid Memanjang

Next Post

IHSG Masih Bergerak Datar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR