Jakarta, TopBusiness – PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), emiten yang bergerak di bisnis mobilitas transportasi logistik, penyewaan kendaraan & jasa pengemudi, balai lelang mobil, jasa logistik hingga kurir berbasis teknologi (Anteraja) kembali meraih kepercayaan dari perbankan di tengah kondisi yang kurang kondusif akibat penyebaran virus Covid-19.
Hal ini tercermin dari kucuran kredit modal kerja PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp 1 triliun yang dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) di Jakarta, beberapa waktu lalu. Presiden Direktur ASSA Prodjo Sunarjanto menyatakan komitmen kredit oleh Bank Mandiri tersebut merupakan bentuk kepercayaan kuat terhadap perkembangan bisnis ASSA di tengah-tengah kondisi penuh ketidakpastian di awal 2020 akibat pandemi Covid-19.
“Kucuran kredit dari Bank Mandiri tersebut akan difokuskan untuk pembelian unit armada baru kendaraan yang disewakan. ASSA rutin membeli kendaraan baru untukmenggantikan kendaraan yang waktunya diganti dan penambahan dari pertumbuhan permintaan. Kami optimistis dana sebesar itu akan terserap habis untuk memenuhi rencana tersebut, sebab, potensi perkembangan bisnis mobilitas, lelang, logistik hingga express courier terbilang masih cukup tinggi,” ujarnya di Jakarta, Rabu (6/5/2020).
Disebut Prodjo, terkait pemilihan sumber dana, untuk situasi saat ini kami menilai penggunaan fasilitas perbankan untuk model bisnis seperti ASSA akan lebih efektif dan kompetitif daripada menerbitkan obligasi yang harus menanggung biaya spread bunga yang belum terpakai. “Dan komitmen kredit tersebut dapat dicairkan dalam waktu 18 bulan. Nantinya dana itu direncanakan akan digunkana untuk pembelian unit mobil baru yang akan disewakan kembali,” terang dia.
Sementara dari peluang bisnis, kata Prodjo, pihaknya melihat peluang masih terbuka luas terutama pada sektor pemerintahan, BUMN, dan perusahaan-perusahaan swasta yang saat ini lebih memfokuskan alokasi dana untuk bisnis inti mereka. Sementara keperluan untuk kendaraan operasi maupun transportasi, mereka memilih dalam bentuk sewa (opex) daripada investasi (capex).
“Bisnis mobilitas rental ASSA selama masa PSBB ini sangat bermanfaat dalam mendukung operasional konsumennya yang merupakan korporasi, institusi pemerintah maupun BUMN, terutama dari sektor logistik, consumer goods, departemen pemerintah,perusahaan e-commerce serta perbankan yang krusial untuk tetap berjalan di tengah pandemi ini,” katanya.
