TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kuartal I, Pendapatan MNCN Capai Rp2,01 T

Busthomi
14 May 2020 | 16:23
rubrik: Capital Market
MNC Rombak Jajaran Komisaris

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Kinerja PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) terus menunjukkan kinerja positif saat pandemi Covid-19 dan ditambah banyak aktivitas masyarakat di rumah. Hingga akhir Maret 2020, telah mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp2,01 triliun atau naik 7% secara tahunan (year on year/yoy) dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,88 triliun.

Hal itu karena ditopang pendapatan iklan selama kuartal I-2020 berhasil membukukan kenaikan sebesar 3% secara yoy Rp1,81 triliun2 dari sebelumnya di angka Rp1,76 triliun. Demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/5/2020).

“Untuk iklan digital naik 25% yoy dari Rp159,4 miliar menjadi Rp199,3 miliar salaam kuartal I-2020 itu. Ini dipicu oleh peningkatan pendapatan dari media sosial, portal berita, dan RCTI+. Sementara yang terbesar tetap disokong oleh pendapatan iklan non-digital sebesar Rp1,61 triliun. Atau stagnan alias bertumbuh 0%,” tegasnya.

Stagnasi iklan digital itu karena adanya pembatalan acara olahraga seperti, Serie A, FA Cup, dan AFC akibat Covid-19. Kondisi itu biasanya menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi, namun di saat bersamaan juga mengeluarkan biaya yang tinggi. Sementara, pada kuartal I-2019 lalu, MNCN masih menyiarkan Liga Inggris, Liga Champions, AFC, dan lainnya selama 3 bulan penuh.

“Meskipun terjadi pertumbuhan yang datar dalam iklan non-digital, penting untuk diketahui, kalau EBITDA MNCN masih mencatat pertumbuhan yang kuat sebesar 8% secara yoy,” katanya.

Untuk pendapatan konten juga masih meningkat, meskipun tipis di angka 2% (yoy) menjadi Rp471,4 miliar. Namun begitu, monetisasi konten melalui lisensi konten ke platform OTT dan TV-berbayar internasional justru telah meningkat secara signifikan menjadi Rp178 miliar. Ini berarti meningkat 96% yoy dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp91 miliar.

BACA JUGA:   Pertahankan Kinerja Positif, SMIL Raih Rating Tertinggi dari Pefindo

Denagn kondisi itu, maka laba bersih Perseroan tercatat sebesar Rp332,7 miliar di kuartal I-2020. Namun apabila tanpa penyesuaian forex (rugi/untung) pada masing-masing tahun, laba bersih dibukukan sebesar Rp577,2 miliar pada triwulan I-2020 dari Rp514,6 miliar pada periode sama tahun sebelumnya, yang merupakan kenaikan 12% yoy dengan marjin laba bersih sebesar 29%.

“Perlu diperhatikan, kurs USD/IDR turun di bawah level 15.000 untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat minggu: Rp14.900 vs Rp16.400 pada tanggal 31 Maret 2020. Karena alasan ini, kerugian forex akan dijaga seminimal mungkin untuk periode ke depannya,” katanya.

Pada bulan Mei 2020 ini, rencananya MNCN bakal menyelesaikan proses placement kepada investor strategis. Dan dana dari placement ini akan digunakan untuk mengurangi utang perseroan, yang jatuh tempo pada Agustus 2022 nanti. Penempatan juga akan menghasilkan free-float MNCN mencapai lebih dari 40% yang memungkinkan Perseroan untuk mendapatkan tarif pajak sebesar 19% pada tahun 2020 dibandingkan dengan tarif tahun lalu sebesar 25%.

Tags: Kinerja emitenMNCmnc tvMNCN
Previous Post

FOTO – Pemasukan Pengemudi Taksi Turun Drastis

Next Post

Pernyataan The Fed Direaksi Pasar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR