Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Jumat (15/05/2020) di Bursa Efek Indonesia terkoreksi. Indeks komposit Jakarta tersebut ke posisi 4.507,607 poin, negatif 6,23 poin atau 0,14 persen.
Perdagangan berlangsung normal dengan volume mencapai 5.964.079.112 unit saham dan frekuensi 545.954 kali senilai Rp 7,205 triliun. Pelaku pasar lebih memilih melepas saham sektor keuangan, sehingga terkontraksi 2,67 persen, diikuti sektor perdagangan dan sektor pertambangan masing-masing 0,52 dan 0,13.
Faktor pendorong pelemahan indeks komposit Jakarta adalah sentimen bursa saham Asia, yang secara mayoritas mengalami tekanan. Misalnya, nikkei-225 di Bursa Efek Tokyo 122,69 poin (0,62 persen) ke posisi 20.037,47, dan indeks hang seng di Bursa Saham Hong Kong 32,27 poin (0,14 persen) ke posisi 23.797,47.
Selanjutnya, pelaku pasar pun mencermati soal defisit neraca perdagangan yang mencapai USD 350 juta pada April 2020.
Foto: Rendy MR
