TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pefindo Tetapkan Peringkat ANTM

Agus Haryanto
3 June 2020 | 09:41
rubrik: Finance
Lembaga Kajian NawaCita: RI Harus Investasi Besar-besaran di Bidang SDM

Jakarta, TopBusiness – Lembaga pemeringkat efek, PT Pefindo telah menegaskan peringkat “idA” kepada PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan Obligasi Berkelanjutan I/2011. Prospek untuk peringkat Perusahaan direvisi menjadi “negatif” dari “stabil” untuk mengantisipasi penurunan EBITDA yang diakibatkan oleh harga jual nikel dan volume penjualan emas yang lebih rendah dari ekspektasi.

“Situasi yang tidak pernah terjadi sebelumnya akibat Corona virus disease (COVID-19) pandemi mendorong kami untuk merevisi ekspektasi volume penjualan dan harga komoditas ANTM menjadi lebih rendah dari proyeksi terakhir kami,” kata analis Niken Indriarsih dan Aishantya, dalam laman pefindo.com, di Jakarta, hari ini.

Sejak COVID-19 pertama diidentifikasi pada akhir Desember 2019, harga nikel global turun sebanyak 12% dari USD 13,723 per ton menjadi USD 12,128 per ton pada 27 Mei 2020. Pandemi mengakibatkan lockdown di beberapa negara juga mempengaruhi penjualan ekspor emas ANTM, yang diperkirakan akan menurun. Meskipun manajemen akan fokus untuk meningkatkan penjualan emas lokal, yang memiliki margin yang lebih tinggi dibandingkan penjualan ekspor, namun permintaan dari pasar retail emas
domestik mungkin agak melemah karena tingginya harga emas ditengah daya beli masyarakat yang melemah saat ini.

Meskipun ANTM mengambil beberapa beberapa inisiatif untuk mempertahankan posisi biaya yang rendah dan memitigasi penurunan EBITDA dengan melakukan efisiensi biaya, pandemi COVID-19 yang berkepanjangan dapat mempengaruhi profil kredit ANTM dalam jangka waktu dekat hingga menengah.

Obligor dengan peringkat idA memiliki kemampuan yang kuat dibandingkan obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Walaupun demikian, kemampuan obligor mungkin akan mudah terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi dibandingkan obligor dengan peringkat lebih tinggi.

BACA JUGA:   Pentingnya Literasi Asuransi untuk Perlindungan Risiko dan Kesehatan Finansial Generasi Muda

Peringkat mencerminkan sumber daya dan cadangan ANTM yang cukup besar, posisi yang kuat di industri yang didukung oleh produk pertambangan yang terdiversifikasi, dan kegiatan operasional yang terintegrasi secara vertikal. Namun, peringkat dibatasi oleh leverage keuangan yang tinggi dan paparan terhadap fluktuasi atas harga komoditas.

Peringkat dapat diturunkan jika pandemi terus berlangsung hingga 2021 yang dapat menunda pemulihan ekonomi global dan berdampak negatif bagi harga komoditas dan permintaan global, hal ini juga akan berpengaruh terhadap operasi bisnis dan profil keuangan ANTM. Peringkat juga bisa berada di bawah tekanan jika ANTM mencatatkan utang yang lebih tinggi dari ekspektasi tanpa dikompensasi dengan peningkatan EBITDA dan/atau gagal menyelesaikan proyek ekspansi tepat waktu.

“Kami dapat revisi prospek menjadi stabil jika perusahaan mampu memperkuat EBITDA ditengah keadaan yang tidak begitu baik saat ini dan meningkatkan credit matrix menjadi lebih konservatif. Kami akan terus memantau efek COVID-19 terhadap kinerja dan profil keuangan Perusahaan dalam jangka waktu dekat hingga menengah,” pungkas mereka.

Foto: istimiwa

Previous Post

Pelaku Pasar Ikuti Wall Street

Next Post

Urban Jakarta Optimistis TOD JRC Tetap Dimininati

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR