TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

RUPST GMFI Angkat Dirut Baru

Busthomi
3 June 2020 | 16:48
rubrik: Capital Market
RUPST GMFI Angkat Dirut Baru

Jakarta, TopBusiness – PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (3/6/2020). Bertempat di Garuda City Center Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, RUPST GMF memutuskan tujuh agenda rapat.

Agenda tersebut antara lain, persetujuan Laporan Tahunan 2019, pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk melaksanakan Peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor Perseroan dalam rangka pelaksanaan Program Management and Employee Stock Option Plan (MESOP), perubahan susunan pengurus perseroan, dan lainnya. 

Mempertimbangkan kondisi terkini terkait pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) serta sebagai bentuk kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah No. 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19, RUPST diselenggarakan dengan metode yang lebih efektif dan efisien tanpa mengurangi keabsahan penyelenggaraan RUPST. 

Kehadiran pemegang saham sendiri dioptimalkan dengan pemberian kuasa baik secara konvensional melalui situs web perseroan maupun e-proxy Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Dengan penerapan metode RUPS tersebut kehadiran pemegang saham kuorum sejumlah 90%. 

Dalam laporan tahunan perseroan, anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk itu berhasil meraih pendapatan bersih sebesar US$519,48 juta sepanjang tahun 2019 yang berarti mengalami pertumbuhan sebesar 10,5% dari pendapatan usaha di tahun 2018.

Pendapatan usaha yang datang dari luar grup meningkat 3,1% year on year (yoy) terutama di area airframe maintenance. Untuk memperluas ekspansi volume bisnis di sektor tersebut, GMF bekerjasama dengan PT Indopelita Aircraft Services dalam hal penambahan kapasitas hangar baru. GMF juga berhasil mewujudkan international footprint pertama yakni pembukaan branch office di Australia.

VP Corporate Secretary & Legal, Maryati, menyampaikan, selain menambah kapasitas hangar, GMF terus berupaya untuk menambah sertifikasi dan approval. “Hal ini penting guna menguatkan GMF sebagai perusahaan perawatan pesawat yang patuh dan mampu memenuhi standar yang ditetapkan”, ujar Maryati.

BACA JUGA:   IHSG bisa Ditopang Apresiasi Rupiah, Investor Direkomendasikan Saham Ini

Selain itu, aspek kesiapan pegawai (Employee Readiness) juga berhasil memenuhi target yaitu 97,5% dari target 95,0%. Pencapaian Compliance Index GMF juga dikategorikan baik (99,6%) sejalan dengan usaha peningkatan implementasi GCG, internal audit, dan keberjalanan program safety & quality.

Pada mata acara terakhir, pemegang saham menyetujui susunan pengurus Perseroan yang baru. I Wayan Susena ditunjuk menjadi Direktur Utama GMF menggantikan Tazar Marta Kurniawan yang diberhentikan secara hormat.

Sebelum ditunjuk menjadi Direktur Utama, Wayan menjabat sebagai Direktur Bisnis dan Base Operation di GMF sejak Agustus 2019. Atas amanah barunya, Wayan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemegang saham atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Tidak lupa saya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya pada pengurus perseroan yang lama dan akan melanjutkan apa yang sudah berjalan dengan baik serta berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Perseroan” ujarnya usai RUPST.

Ditambahkannya, dirinya akan menyiapkan strategi untuk menghadapi new normal dengan memaksimalkan pemulihan core bisnis aviasi serta terus melakukan penetrasi bisnis di bidang non-aviasi.

Setelah beberapa negara telah melonggarkan lockdown-nya dan aktivitas penerbangan mulai kembali aktif dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh WHO. Aktivitas penerbangan yang mulai hidup memberi angin segar dan optimisme bagi GMF untuk turut mengembalikan ritme bisnisnya.

Wayan menyampaikan bahwa GMF berkomitmen untuk tetap menjaga pelayanan terbaiknya selama masa pandemi guna mendukung operasional customer-nya. “Bagaimanapun perkembangan kondisi pandemi, GMF tetap berupaya menjaga bisnis untuk tetap berjalan, jika nanti pesawat dibutuhkan untuk terbang, maka pesawat yang ada di hangar akan selalu kami siapkan untuk mengudara kembali,” tandas dia.

Berikut susunan pengurus Perseroan berdasarkan keputusan RUPST GMFI: 

Komisaris Utama: Rahmat Hanafi; Anggota Dewan Komisaris: Maria Kristi Endah Murni; Komisaris Independen: Gatot Sulistiantoro Dewa Broto; Komisaris Independen: Ali Gunawan; Komisaris Independen: Bobby Rasyidin. Direktur Utama: I Wayan Susena; Direktur: Andi Fahrurrozi; Direktur: Erman Noor Adi; Direktur: Pudjo Sarwoko; Direktur: Edward Okky Avianto.

BACA JUGA:   BUMN Karya Didorong Go International

Foto: Istimewa

Tags: bisnis pesawatbumnCovid-19dirut baruGMFGMFInew normalRUPST
Previous Post

Aplikasi Investasi IPOT dengan Tujuh Keunggulan

Next Post

IHSG Mendekati 5.000 Poin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR