
Jakarta, businessnews.id — Mitra Keluarga Karya Sehat resmi mencatatkan saham perdana pagi tadi, dengan melepas 261.913.000 lembar saham atau 18% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh. Itu dengan harga Rp 17.000 per lembar saham.
Dalam sesi perdagagan perdana, pada pembukaan, saham itu dibuka di harga Rp 19.000. Lalu, berdasarkan pengamatan BusinessNews Indonesia, saham berkode MIKA itu sempat menyentuh level tertinggi di level Rp 21.250 per lembar, atau naik 20%-an dari harga Rp 19.000 per lembar itu.
Adapun frekuensi perdagangan di 813 kali, volume 77.346 lot, dan nilai Rp 158 miliar.
Menurut Direktur Utama Kresna Graha Sekurindo, Michel Steven, saham itu saat masa pemesanan mengalami kelebihan permintaan. Untuk investor institusi, sebanyak 10,3 kali sedangkan ritel 8,3 kali.
”Itu artinya nilai kelebihan permintaan di Rp 45 triliun atau 10 kali dana yang dihimpin dari IPO (initial public offering) ini senilai Rp 4,45 triliun,” kata dia.
Sementara, dari sisi investor, masih menurut Michel, 53% dikuasai oleh investor asing dan 47% investor lokal. “Yang asing berasal dari Singapura, setelah kami melakukan road show,” tambah dia.
Penulis/Peliput: Abdul Aziz
Ed/Up: Dhi